AXIS Gelar Lomba Video Tentang Kearifan Lokal

Hai…guys ada lomba bikin video nih. Temanya gampang banget, yaitu soal kearifan lokal di daerahmu. Pokoknya kamu bikin video sekreatif mungkin tentang kearifan lokal dan buatlah daerahmu jadi ngehitz. Udah ga sabar kan pasti mau tahu syarat-syaratnya. Oke deh cekidot syaratnya yaaa…

  • Lomba video  dimulai tanggal 18 September 2017 sampai tanggal  18 Oktober 2017.

  • Terbuka untuk semua siswa setingkat SMA/SMK yang mewakili sekolah masing-masing, baik sekolah yang menerima Program 1000 Sekolah Broadband atau pun bukan. Setiap sekolah diperbolehkan mengirimkan maksimal 2 video.

  • Karya video disesuaikan dengan tema “Magnificiti, Bikin Kotamu Makin Hitz”. memperkenalkan tempat-tempat menarik dan unik di daerahnya (tempat wisata, kuliner, seni dan budaya)

  • Durasi video maksimal 3 menit. Jenis video bebas ( Dokumenter, VLOG, Iklan, Short Movie, dsb)

  • Video dalam AXIS HITZVIDS “MAGNIFICITY” VIDEO COMPETITION bisa diambil dengan alat apapun selama output-nya bagus dan bisa maksimal (gambar tidak pecah) ketika ditampilkan dalam channel youtube.

  • Konten video bisa berfokus pada destinasi wisata,  kuliner, kekayaan seni dan budaya, serta ikon kota/daerah.

  • Karya di-upload pada akun YouTube, dengan menggunakan judul dengan hashtag #HITZVIDS.

Contohnya :

#HITZVIDS : Serunya Jalan-Jalan di Garut_SMA 1 GARUT_01. Peserta juga harus share ke media sosial lainnya dengan menggunakan hashtag #HITZVIDS #masagaHITZ dan mention ke @AXIS_ID (Instagram) atau @AXIS (Facebook).

Gimana? Gampang kan syaratnya, kalau gitu langsung deh cari ide dan bikin videonya. Oh ya selain syarat pasti pada penasaran juga kan sama hadiahnya. Ini dia nih hadiah yang bakalan kamu dapetin.

Untuk pemenang terbagi dalam 2 kategori, yaitu pemenang utama berdasarkan penilaian juri, serta pemenang favorit berdasarkan jumlah kunjungan dan like yang diperoleh di media sosial. Penilaian juri akan mengacu pada kreatifitas cerita video, sinematografi, dan originalitas karya.

Para menenang akan mendapatkan hadiah spesial. Tiga video juara utama masing-masing akan akan mendapatkan workshop videografi eksklusif dari YouTuber terkenal Bayu SKAK, langsung di sekolah masing-masing pemenang, juga uang pembinaan sebesar Rp 5 juta. Untuk 3 juara favorit akan mendapatkan hadiah masing-masing Rp 10 juta.

Wuiiihhh…mupeng yak sama hadiahnya. Makanya buruan deh bikin video tentang daerah kamu. Ayo bikin daerah mu bangga dengan video, kapan lagi kamu bisa berbuat untuk daerah mu kalau bukan sekarang? Informasi lebih lanjut mengenai program ini bisa didapatkan di axisnet.id/hitzvids.

Ditunggu ya videonya….

Cara Top Up Tiket Kereta Api

Bagi mereka yang setiap harinya menggunakan jasa kereta api, sekarang semakin mudah dan menyenangkan. Salah satu pelayanan terbaru dari PT. Kereta Api Indonesia yaitu mudahnya Top Up atau membeli karcis. Pengalaman ini saya rasakan sendiri ketika saya dan dua orang teman hendak pergi ke Depok. Karena saya dan teman tinggal di wilayah Jakarta Selatan, jadilah kami janjian di Stasiun Kereta Api Kebayoran.

Waktu sampai di stasiun saya tidak lagi mendapatkan penjaga loket di mana biasanya penumpang membeli tiket. Lalu saya diarahkan oleh security kalau beli tiketnya langsung di mesin. Masih agak-agak bingung saya pun mengikuti petunjuk security tersebut. Sesampainya di mesin saya dibantu oleh petugas khusus pelayanan mesin Top Up. Bentuk mesin Top Up ini sepintas mirip mesin ATM. Nuansa merah mendominasi badan mesin ini. Karena saya pergi bukan pada jam sibuk, jadi nggak terlalu ngantri. Nah, begini nih cara Top Up Tiket nya :

Langkah pertama klik tulisan “Beli THB baru” jika sudah selesai, pilih jurusan yang dituju atau stasiun tempat kita akan turun.  Saya pilih stasiun Depok Baru, setelah itu muncul harga tiket yang harus dibayar untuk ke tujuan. Waktu itu saya dikenakan biaya Rp. 14.000 dengan perincian : Rp. 10.000 sebagai jaminan tiket dan Rp. 4.000 harga tiket.  Setelah selesai baru saya masukkan uang sebesar Rp. 15.000 berupa  pecahan 5.000 an sebanyak tiga lembar.

Karena harga tiketnya  Rp. 14.000 maka secara otomatis mesin Top Up mengeluarkan uang kembalian Rp. 1.000 berupa koin. Tak lama uang kembalian keluar, tiket fisikpun keluar. 

Wow…gampang banget ternyata yak, bukan cuma gampang tapi cepet juga. Karena saya pengguna baru jadi masih agak bingung. Untung saja penjaga mesinnya ramah dan bisa memandu dengan cepat.

Jurusan atau stasiun tujuan

Oh ya sebagai info tambahan uang kertas yang akan dimasukkan harus baru atau licin ya. Maksudnya supaya mesin Top Up bisa mengambilnya.

Selpih dengan bekgron kereta api

Sebagai pelanggan kereta api, saya merasa senang dengan kemajuan pelayanannya. Apalagi hari ini pas banget dengan Hari Pelanggan Nasional. Bukan cuma kereta api saja yang merayakan Harpelnas, PT. XL Axiata Tbk juga merayakan Harpelnas dengan memberikan apresiasi pada pelanggannya. Apresiasi diberikan pada pelanggan yang setia menggunakan dua brand sekaligus yaitu XL dan AXIS. Begitu pula dengan pelanggan pasca bayar XL Prioritas yang sampai sekarang sudah mencapai 582.000 pelanggan.

Tidak sampai di situ, pada hari ini jajaran manajemen XL Axiata mulai dari tinggkat pusat hingga daerah turun langsung melayani pelanggan.  Bahkan Direktur CEO XL Axiata, Dian Siswarini  juga ikut melayani pelanggan secara langsung. Lebih jauh lagi, Dian Siswarini mengatakan,”Hari pelanggan selalu kami manfaatkan untuk mempererat hubungan baik antara XL dan pelanggan. Karena kami percaya kalau pelanggan adalah asset yang utama.”

Untuk memanjakan pelanggan di hari pelanggan ini XL menggelar program apresiasi khusus berupa cashback senilai Rp. 50.000. Cashback bisa didapat dengan terlebih dahulu membeli paket Xtra Combo melalui Aplikasi MyXL. Penawaran lainnya yaitu ada hadiah XL tunai sebesar Rp. 100.000 dengan cara menceritakan pengalaman menarik selama menggunakan XL. Cerita paling menarik lah yang akan menang.

Para pemenang kuis Extravaganza

Masih di Harpelnas, XL juga memberikan hadiah istimewa kuis Extravaganza dan FantAXIS. Hadiah yang diberikan tidak tanggung-tanggung yaitu 100 sampai 500 gram emas, uang tunai 300 juta, 60 juta dan masih banyak lagi. Secara keselurahan jumlah  peserta yang mengikuti kuis ini sebanyak 12,7 juta orang. Dan, sampai saat ini kuis masih berlangsung untuk tahap ke tiga. Kuis ini akan berakhir pada tanggal 2 November 2017. Jadi bagi yang belum ikut masih ada kesempatan berikutnya. Untuk keterangan lebih lanjut silakan kunjungi situs https://www.xl.co.id/id/xtravaganza atau https://www.axisnet.id/promo/fantaxis. Semoga beruntung!

Save

XL Axiata Luncurkan Gerakan “Donasi Kuota” Untuk Pendidikan di Daerah 3T

Pembangunan dunia pendidikan tidak akan pernah berhenti, mulai dari sarana dan prasarana. Sayangnya pembangunannya masih belum merata. Ternyata masih ada daerah yang kita kenal dengan daerah 3T ( Terdepan, Terluar, Terjauh) masih belum bisa menikmati pendidikan dengan maksimal. Oleh karena itu, 29/8 kemarin PT. XL Axiata Tbk melakukan terobosan baru demi membantu pembangunan pendidikan di daerah 3T tersebut.

Adapun gerakan yang digagas oleh XL Axiata yaitu “Donasi Kuota”. Menurut saya ini sangat unik, karena selama ini kita mengenal donasi itu berupa uang atau barang tapi ini berupa kuota. Ya, kenapa kuota yang dipilih oleh XL Axiata sebagai donasi, hal itu karena  orang sudah mulai melek internet. Dan, mayoritas orang yang sudah melek internet berada di perkotaan. Di mana notabene adalah mereka yang memiliki value lebih dibanding dengan mereka yang tinggal di daerah 3T.

Peluncuran program “Donasi Kuota” ini juga terbilang berbeda dari biasanya. Diluncurkan di empat kota berbeda yaitu, Aceh, Jakarta, Bogor dan Malang. Akan tetapi peluncurannya dilakukan serentak. Dengan menggunakan fasilitas video conference, Dian Siswarini selaku Direktur/CEO XL Axiata yang berada di Jakarta memantau peluncuran tersebut. Hadir pula Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara ikut mendampingi peluncuran.

Pak Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara

Peluncuran ini masih dalam rangka perayaan Dirgahayu RI Ke-72. Harapannya mengajak masyarakat  dan pelanggan XL secara aktif berpartisipasi memajukan kualitas pendidikan di Indonesia yang berada di berbagai pelosok.  Bukan hanya itu saja, program ini merupakan inovasi XL yang sudah memiliki jaringan terluas dan internet cepat 4G LTE hampir ke seluruh wilayah Indonesia.

Oh ya, bagi yang bertanya-tanya gimana cara ikut program Donasi Kuota gampang banget. Cukup dengan membeli atau memperpanjang kuota Xtra Combo, kita bisa menyumbang 25 MB.  Makanya ayuk deh kita berbondong-bondong, eh kek mau ke Posyandu aja yak. Maksudnya isi terus Xtra Combonya. Nggak usah malu-malu ah, demi pendidikan Indonesia yang lebih baik lho.

Pantai Pandawa di Bali Selatan, Sunyi Tapi Tidak Senyap

Ngomongin soal tempat-tempat keceh di Bali nggak ada habisnya deh. Karena alasan itulah banyak wisatawan domestik maupun asing bisa bolak balik ke Bali. Bali punya segalanya buat menyambut dan memanjakan wisatawan. Salah satunya adalah pantai yang memukau, sebut saja pantai Kuta. Nama pantai Kuta sudah mendunia, bahkan orang luar negri lebih mengenal Kuta ketimbang Indonesia sendiri. Selain pantai Kuta, Masih banyak pantai-pantai yang terkenal di Bali.

Beberapa waktu lalu, ada seorang teman yang sedang  berkunjung ke Bali. Sudah menjadi kewajiban kalau lagi traveling pasti selalu upload foto-foto di tempat yang dikunjungi. Seperti kemarin teman saya itu langsung kirim foto ketika dia berada di Pantai Pandawa. Waktu saya tanya kenapa milih Pantai Pandawa, katanya sih masih natural. Masih banyak wisatawan yang belum tau pantai ini.

Pantai yang terletak di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Bandung ini dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor.  Jarak perjalanannya sekitar 3 kilometer dari Nusa Dua dapat ditempuh sekitar 1 jam saja.

Sebelum berganti nama jadi Pantai Pandawa, dulunya pantai ini bernama “Secret Beach”. Nama yang iberikan oleh masyarakat sekitar ini memang benar adanya, pantai yang tersembunyi.  Akan tetapi setelah berganti nama menjadi Pantai Pandawa, pantai ini bukan rahasia lagi. Semakin lama banyak juga wisatawan yang datang ke pantai ini.  Jadi sekarang ini, Pantai Pandawa bisa dikatakan tidak lagi senyap meskipun tetap sunyi.

Selain sebagai tempat wisata, Bali juga kerap menggelar ajang bergengsi sekelas International. Sebut saja, ajang Bali Marathon yang akan segera digelar pada akir pekan 27 Agustus 2017. Lomba Marathon yang paling bergengsi ini akan kembali digelar setelah 22 tahun vakum. Acara yang digagas oleh Maybank dan PT. XL Axiata akan diikuti oleh pelari tingkat dunia dan atlet Nasional. Adapun alasan XL Axiata menunjuk Bali sebagai tempat terslenggaranya event ini karena  Bali menjadi pelanggan terbesar.

Dalam mengusung tagline #BaliXtraRunner XL akan mengoptimalkan pelayanan lewat teknologi cashless paymet and point redeem system. Keduanya hadir dalam bentuk wristband yang dapat dipakai oleh setiap peserta tentunya dengan mengandalkan jaringan 4G LTE di lokasi.

Chief Marketing Officer PT. XL Axiata area Bali, David Arcelus Oses mengatakan Maybank Bali Marathon 2017 merupakan event besar dan prestisius. Bali Xtra Runner ini akan menggabungkan dua aktivitas bebeda tapi tetap bersatu. Menyatukan cabang olah raga terutama marathon dengan jaringan seluler akan menjadi ajang olah raga tak terlupakan.

Lomba yang menyediakan hadiah total sebesar Rp 2 miliar tersebut terbagi dalam beberapa kategori, yaitu Full-marathon 42km, Half-marathon 21km, 10K, children sprint (lomba lari anak) usia 0-12 tahun sejauh 100m dan 400m. Rute lomba berlokasi di Kabupaten Gianyar dan Klungkung. Semua rute ini telah mendapatkan sertifikasi dan telah disahkan Association of International Marathons and Distance Races (AIMS) dan International Association of Athletics Federations (IAAF).

Selamat bertanding!

Save

Save

Kolaborasi AXIS dan Young On Top, Menggerakkan Potensi Kaum Muda

Sudah tak dapat dipungkiri lagi, kalau jaman Milenial identik dengan kaum muda. Perkembangan di era digital memicu kaum muda bisa lebih bebas lagi mengekspresikan diri. Dengan menyandang gelar “Generasi Y” mereka terbilang sangat potensial untuk mengembangkan informasi. Di mana dewasa ini semua aktivitas membutuhkan Teknologi Informasi. Maksudnya, kaum muda memiliki potensial untuk memanfaatkan Teknologi Informasi dengan maksimal.

Begitu pula dengan kesempatan, mereka banyak memilikinya buat mengeksplor diri. Bukan hanya untuk diri sendiri saja, tapi juga untuk negrinya. Sayang sekali jika potensi yang ada itu dibiarkan begitu saja. Perlu tangan-tangan dingin agar potensi itu tersalurkan secara positif. Menjamurnya perusahaan Start Up yang dikelola kaum muda menjadi bukti pemanfaatan Teknologi Informasi.

Melirik potensi muda tersebut, pada 12/8 lalu AXIS menggandeng Komunitas Young On Top dengan menggelar konferensi. Tujuan diadakannya konferensi ini adalah untuk menyalurkan ide atau gagasan dalam upaya pembinaan generasi muda. Seperti sudah kita ketahui, Young On Top merupakan komunitas yang didirikan oleh seorang pengusaha muda, Billy Boen. Young On Top yang anggotanya terdiri dari mahasiswa dan pelajar itu, berfokus pada pengembangan ( empowering ) kaum muda.

Young On Top National Connext Conference merupakan sebuah seminar edukasi, inspiratif dengan menghadirkan pembicara yang ahli di bidangnya. Para pembicara yang hadir akan berbagi pengalaman tentang siapa dirinya, latar belakang kehidupan dan tentu saja hasil yang sudah diraih. Harapan dengan diadakannya konferensi ini  agar dapat menginspirasi kaum muda. Lebih jauh lagi mereka akan segera melakukan tindakan nyata. Tindakan yang menguntungkan bagi diri sendiri juga bagi negri.

Presiden Direktur CEO CL Axiata, Dian Siswarini

Hadir dalam kesempatan itu Presiden Direktur/CEO XL Axiata, Dian Siswarini sebagai pembicara. AXIS yang dikenal sebagai layanan kartu prabayar mencoba menjembatani acara ini. Apalagi AXIS Hitz, hadir bukan sebagai gaya hidup melainkan kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup milenial seperti chatting, video call, browsing bisa dilakukan dalam setiap aplikasi seperti Whatsup, BBM, LINE dan lainnya. Semoga saja ke depannya AXIS bisa menjembatani acara lain dengan segmen kaum muda tentunya.

 

Save

Save

MAXX Corner Mengusung Kopi Lokal Rasa International

Hmm…siapa sih yang nggak suka kopi? Nggak usah survei-survei an deh, kalau nggak punya masalah di lambung pasti semua suka kopi. Saya sendiri suka kopi sejak menikah dan usia pernikahan saya sudah 10 tahun. Itu artinya saya sudah 10 tahun jadi penyuka kopi. Jujur aja, saya kepincut dengan kopi lantaran aromanya ketika pertama kali membuatkan untuk suami. Karena sering cicipin kopi suami, hanya untuk mencoba rasa kurang gula atau nggak. Akhirnya saya jadi ketagihan minum kopi sampai sekarang.

Jaman terus berkembang dan berubah. Dulu, kopi diminum di sela-sela ada tamu atau ketika melepas penat sepulang kerja. Biasanya waktu sore atau malam hari. Sedangkan di jaman Milenial sekarang ini, kopi diminum kapan saja dan di mana saja. Waktu yang tidak terbatas untuk minum kopi itulah memacu makin menjamurnya gerai-gerai kopi.

Seperti Rabu 16/8 lalu, saya berkesempatan hadir dalam acara pembukaan gerai kopi MAXX Corner. Gerai yang berlokasi di Lantai dasar Plaza Semanggi itu menawarkan banyak kisah. Loh…ko kisah sih? Dengan mengusung tagline “Coffee Your Way” maka kisah perjalanan kopi dimulai. Di situlah keunggulan MAXX Corner, gerai kopi ini menawarkan kopi yang didatangkan langsung dari petaninya. Sebut saja ada Kopi Tubruk Arabica, namanya memang kearab-araban. Tapi tahukah kamu? Kopi Tubruk Arabica itu berasal dari Java Ijen, Sumatera Mandailing dan Bali kintamani.

Entah kenapa setiap kali saya mendengar produk asli Indonesia disertakan, rasa Nasionalisme saya langsung bangkit. Maksudnya bangga gitu lho! Dan, MAXX Corner telah menunjukkan bahwa kopi Indonesia patut diangkat derajatnya, disejajarkan dengan kopi dari tiga negara lainnya. Ya, bukankah Indonesia menjagi negara penghasil kopi terbesar ke empat?

Lokasinya sangat strategis, cocok banget buat kamu yang males kejebak macet sepulang kantor atau kuliah. Di MAXX Corner kamu bisa menikmati segelas Espresso Blend dari kopi Mandailing Natal dan Java Bondowoso. Waktu saya datang ke sana, ternyata bukan cuma kopi nya saja yang lokal. MAXX Corner juga menyediakan cemilan tradisional, sebut saja ada lupis, singkong goreng, lapis sagu pandan, lapis sagu coklat dan risol isi rougut.

Sejatinya gerai kopi, maka sedianya ya kopi, tapi tidak dengan MAXX Corner. Gerai ini menyediakan juga minuman selain kopi, yaitu : Bobba Pops Lychee Tea, Melaka Milk Tea, Coconut Milo Cream dan varian minuman lainnya. Kebayang nggak sih sama kamu, semua menu-menu itu bikin ngeces di lidah. Saya yakin kamu pasti mau coba semua. Makanya ayo dong ajak teman-teman kamu untuk hang-out di MAXX Corner. Nggak usah maulu-malu deh datang ke sana, kamu akan menjumpai barista yang asyik. Nggak percaya capcus aja langsung.

Soal harga gimana, itu kopi lokal lho pasti mahal! Terus terang aja nih ya, harga segelas kopi di MAXX Corner nggak semahal paket data kamu. Makanya nggak usah beli paket data deh, nongkrong aja di MAXX Corner karena wifi nya kenceng banget booo.

Nah, sekarang percayakan kalau info ini bukan hoax. Intinya  MAXX Corner menawarkan suasana ngopi yang penuh kisah, bikin kamu betah berlama-lama di sini. Komitmen awal berdirinya gerai kopi ini ya emang mau mempromosikan kopi lokal. Meskipun lokal soal rasa seleranya Internasional lho. Pokoknya kamu akan mendapatkan value for money deh, kalau sudah ngopi di Maxx Corner. Sudah seharusnya kan kamu bayar lebih buat kopi Nusantara. Kopi aja ngehits masa kamu enggak siihh…

Penasaran ayo ke sana…

Save

Jangan Abaikan Penyakit Kulit Psoriasis!

Pernah dengar penyakit kulit Psoriasis? Saya belum pernah. Makanya waktu ada acara bincang kesehatan tentang penyakit ini saya antusias sekali. Bukan cuma itu saja, beberapa anggota keluarga saya  memiliki riwayat penyakit kulit. Menurut beberapa dokter kulit yang saya datangi, penyakit kulit itu nggak berhubungan dengan faktor keturunan atau genetik. Tapi, saya tetep aja takut kalau-kalau penyakit kulit itu menurun pada saya.

Acara bincang yang diadakan tanggal 16 Agustus 2017 lalu, menghadirkan dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK.  Menurut dr. Danang  penyakit kulit ini memang tidak menular karena berkenaan dengan autoimun. Itu merupakan berita baik, tapi…eh ada tapinya juga. Kabar kurang baiknya, Psoriasis bersifat kronis artinya penyakit kulit ini akan terus dialami oleh penderita seumur hidup.

Alamaaaaakkkk…!

Mulai dari sini timbul banyak pertanyaan, masa sih nggak bisa sembuh? Masa sih nggak ada obatnya? Masa sih nggak menular? Terus faktor pencetusnya apa dong! Daripada penasaran begitu mendingan baca deh postingan sampai sampai akhir.

Masih kata dr. Danang, gejala awal penyakit Psoriasis ditandai dengan bercak tebal kemerahan. Mayoritas timbulnya di kulit kepala. Meskipun ada yang timbul di bagian lain seperti siku dan lutut. Bercak ini sifatnya gatal luar biasa, sehingga si penderita terus menerus menggaruk. Kalau digaruk terus akan berubah menjadi sisik putih lalu berdarah. Dokter yang praktek di beberapa tempat ini menjelaskan dengan tenang. Mungkin memang begitu kali yak seharusnya. Kalau dokternya aja sudah panik gimana pasiennya?

Sumber gbr dari Liputan6.com

Sampai saat ini pencetus Psoriasis memang belum diketahui dengan pasti. Berdasarkan pengalaman beliau menangani pasien penyakit kulit, lebih pada faktor kebersihan, pola makan dan perubahan cuaca. Oh ya, di awal acara ada penanyangan video tentang testimoni dari penderita Psoriasis. Penderita yang berprofesi sebagai dokter gigi itu awalnya tidak mengindahkan. Tapi lama kelamaan mengganggu kariernya, terutama lebih pada psikisnya. Dia merasa minder dan malu, bahkan sempat mau bunuh diri. Hingga akhirnya dia bisa melawan Psoriasis dengan berobat secara rutin dan menerima penyakit itu.

“Alhamdulilaah…akhirnya ada obatnya juga,”kataku dalam hati. Yup, betul banget Psoriasis bisa disembuhkan dan sudah ada obatnya. Adalah Novartis, sebuah merek dagang yang membawa obat Psoriasis ke Indonesia. “Saat ini obat Psoriasis memang masih impor,”kata Milan Paleja dalam bahasa Inggris.

Meskipun impor harga jual obat masih cukup terjangkau di Indonesia. Ke depannya Novartis Indonesia sebagai perusahaan yang akan meneruskan obat Psoriasis ingin bekerjasama ke beberapa pihak. Misalnya saja dengan BPJS dan KIS, maksudnya tentu saja agar obat Psoriasis dapat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat Indonesia,”lanjut Milan Paleja.

Siapa Milan Paleja? Beliau adalah General Manajer Pharma, President Director Novartis Group Indonesia. Beliau menerangkan bahwa penderita Psoriasis di Indonesia mulai nampak penyebarannya, meski sangat kecil. Oleh karena itu, Novartis ingin mendedikasikan dalam bidang kesehatan utamanya terhadap penderita Psoriasis.

Pembicara terakhir pada acara tersebut yaitu Dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM. Dokter Lily juga membenarkan, bahwa Psoriasis tergolong dalam penyakit tidak menular. Beliau menambahkan pemicu utama timbulnya Psoriasis yaitu : Genetik, Obesitas, Merokok dan Riwayat infeksi kulit keluarga. Di Indonesia sendiri tingkat penyebarannya sekitar 2%.

Dr. Lily–paling kanan

Sampai saat ini belum ditemukan kasus kematian secara langsung dari penderita. Kematian biasanya lebih pada masalah phsykologi atau kejiwaan penderita karena malu atau dikucilkan. Pesan dokter yang saat ini bekerja sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Kemenkes RI, tetaplah berperilaku CERDIK.

Save

Save

Mengenal Kecerdasan Multitalenta Pada Anak Melalui Stimulasi dan Nutrisi

Pukul 10 tepat saya dan beberapa orang teman blogger sudah tiba di lobby lantai Mezzanine Hotel Novotel, Tangerang. Sambil berjalan ke meja registrasi, suasana merah yang menjadi dress code acara tersebut bertebaran di mana-mana. Mayoritas peserta adalah Ibu-ibu dengan buah hatinya. Ya, tanggal 12 Agustus 2017 lalu, saya berkesempatan hadir  ke acara Konferensi Ayah Bunda Platinum ( KABP ).

Flyer KABP 2017

Setelah registrasi, saya diberikan beberapa lembar kertas berupa kuis tentang kecerdasan anak. Jawaban dari kuis tersebut nantinya bisa dikonsultasikan lebih lanjut. Sebelum memasuki ballroom, saya sempatkan dulu untuk mengambil beberapa foto dan sambil liat-liat juga.

Saking penuhnya, saya sampai tidak leluasa untuk mengamati tiap booth yang ada. Tiap booth dipenuhi oleh Ibu-ibu dan balitanya. Ada yang sedang tanya-tanya produk atau sekedar berfoto. Booth pertama yang saya datangi adalah booth untuk melakukan tes alergi dan konsultasi.

Booth alergi dan konsultasi

Persis di depan booth tes alergi ada panggung berukuran kira-kira 3 x 3 meter,  backgroundnya 5 orang anak dengan aktivitasnya masing-masing. Di panggung ini banyak Ibu dan balitanya sedang berfoto. Yah semacam dijadikan photobooth gitu.

Booth yang dijadikan photoboth foto para peserta

Sedangkan persis di sebelah  booth tes alergi ada booth khusus  produk Morinaga. Saya lihat ada Chil Kid Platinum Moricare dan Chil School Platinum MoriCare+ Prodiges. Bukan cuma booth susu saja, ada booth Milna dan Prenagen juga lho.Sepertinya semua produk dari Kalbe Nutrition hadir di situ.

Dari semua booth yang ada, kayaknya sih booth produk Morinaga yang paling rame. Maklum Ibu-ibu paling seneng belanja kalau ada diskon dan hadiah langsung. Saya juga melihat mba-mba cantik berkaos merah menawarkan sample rasa dari tiap produk.

Sambil terus berjalan sesekali bersenggolan dengan Ibu-ibu, di sebelah kanan ada booth MI PlayPlan. Waktu saya tanya, ternyata booth MI PlayPlan digunakan untuk melakukan permainan yang dapat menstimulasi otak anak. Tak perlu berlama-lama, saya tiba pada arena bermain anak atau Playground. Kalau dari pintu masuk utama,  Playground letaknya paling ujung.

Booth MI PlayPlan

Namanya juga Playground pastilah isinya  anak-anak semua.  Waktu saya tiba di Playground ini, sudah penuh dengan anak-anak malah cenderung sesak. Akhirnya saya memutuskan untuk berbalik arah tanpa mengabadikannya.  Selain booth, ada juga beberapa standing flyer yang berisi tentang info-info seputar kecerdasan.

Akhirnya setelah selesai berkeliling saya masuk ke dalam ballroom. Dan ternyata…alamaaaakk sudah penuh! Mungkin karena ini acara yang baru pertama kali diadakan di Tangerang, pesertanya membludak. Mata saya berkeliling mencari-cari kursi  kosong. Akhirnya datang seorang panitia menghampiri  seraya mengarahkan ke kursi yang telah disediakan. Setelah mendapat tempat duduk, saya langsung menatap layar lebar di mana sedang ditayangkan video.  

Seperti acara-acara konferensi lainnya, acara  seremonial dibuka dengan sambutan dari pihak Novotel, Morinaga dan IDI Banten. Kebetulan waktu saya tiba di atas panggung masih ada Ibu Indriani dari Morinaga sedang menjelaskan secara singkat profil Morinaga dan tujuan diadakannya KABP ini.

Mengenal Kecerdasan Multitalenta

Istilah kecerdasan majemuk pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Howard Gardner, seorang psikolog dari Universitas Harvard. Dia mengatakan kecerdasan majemuk adalah kemampuan untuk belajar, memahami lingkungan dan memecahkan masalah secara bersamaan. Berkaitan dengan hal ini, Howard berkesimpulan bahwa kecerdasan seseorang terbagi dalam beberapa bentuk, seperti terangkum di bawah ini  :

Berangkat dari pemahaman Howard tersebut, maka Morinaga sebagai brand susu terkemuka menindak lanjuti dengan menggelar KABP.  Selama tahun 2017 KABP sudah digelar di 25 kota di Indonesia. Sedangkan Tangerang menjadi kota ke – 10 terselenggaranya KABP ini. KABP merupakan bentuk edukasi kepada orang tua dalam mempersiapkan kecerdasan multitalenta pada anak. Dan, Morinaga telah memprakasai edukasi tersebut dalam bentuk konferensi.

Pada sesi pertama,  DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA (K)  memaparkan bahwa kecerdasan multitalenta itu bukan instan. Butuh perjalanan panjang untuk mencapai hal itu, dimulai dari janin hingga usia 18 tahun. Mendengar pemaparan dokter yang merangkap sebagai Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja di RSUD Dr. Soetomo saya cukup terkejut. Saya kira kecerdasan multitalenta itu karena faktor genetik, ternyata bukan. 

Sebagai orang tua saya merasa kalau Baby Adreena sudah keliatan kecerdasan multitalentanya. Bayangkan saja, sejak usia 8 bulan Baby Adreena suka dengan musik. Tiap kali mendengar musik ada saja anggota badan yang digerakkan terutama kepala. Di usia 2 tahun, dia sudah bisa menghitung sampai 10 dan corat coret di kertas. Ketika usianya menginjak 2,5 tahun dia lebih banyak beraktivitas di luar rumah. Bermain dengan teman-temannya, sepedaan atau ayunan.

Baby Adreena berdiri di atas sepeda roda tiga

Nyatanya untuk usia anak segitu masih belum bisa keliatan. Kecerdasan multitalenta itu akan muncul setelah usia anak menginjak 17 atau 18 tahun. Dalam hati saya bergumam,”Wah…untung saya ikut konferensi ini, jadi tau deh. Masih dalam hati saya bertanya,”Terus kalau begitu apa dong peran orang tua selanjutnya?” Pucuk dicinta ulampun tiba. Selanjutnya Dr. Wawan—sapaan akrabnya meneruskan…

Paling tidak ada 4 perisai pelindung  pembentuk anak generasi multitalenta, yaitu : 

Perkembangan Otak  Ketika seorang ibu dinyatakan hamil, seharusnya langsung sadar akan nutrisi. Bukankah sekarang ada janin yang harus diberi makan juga?  Dalam artian ibu hamil harus   memperhatikan makanannya. Pada dasarnya, semua zat nutrisi sangat penting dalam pertumbuhan otak anak. Akan tetapi ada beberapa nutrisi yang mempunyai peran lebih penting daripada nutrisi yang lain.

Kalau menurut Dr. Wawan nih, makanan yang mempengaruhi perkembangan otak  harus mengandung Makronutrien. Dalam Makronutrien terdapat Protein, asam lemak ( DHA-AA ), zat besi, iodium, zink, vitamin B, asam folat dan kolin.  Oh ya, semua nutrisi tersebut bukan hanya dikonsumsi pada saat hamil saja. Bahkan wajib diberikan saat anak memasuki usia keemasannya, yaitu sebelum usia 2 tahun. Karena pasa usia itulah volume struktur bangunan otak anak diharapkan telah mencapai 80% otak orang dewasa. Kalau nutrisi buat otak sudah terpenuhi, selanjutnya adalah menstimulasi otak.

Bermain piano

Mengapa sih stimulasi otak harus sejak dini? Ya, karena stimulasi otak juga berperan penting dalam menentukan kecerdasan otak. Stimulasi dapat merangsang otak sehingga memacu anak untuk belajar berbagai hal. Jika sejak dini otak sudah distimulasi maka kelak jika anak dewasa, dia akan terbiasa dengan bermacam aktivitas. Demikian juga dengan memecahkan berbagai persoalan hidup.

Begitu pula ketika bayi sudah lahir, mulai 0 bulan sudah bisa distimulasi. Apalagi ketika anak berusia 1 tahun ke atas.  Orang tua harus mendampingi anaknya bermain. Jangan sebaliknya, ketika anak bermain orang tua malah sibuk dengan gadgetnya. Mentang-mentang anaknya sedang anteng bermain, eh orang tua malah mengambil kesempatan ini. Seperti yang saya lakukan kepada Baby Adreena, ketika dia minta main ayunan, saya lah yang mengayunkannya. Maka dengan refleks dia berkata,”Janan tinggi-tinggi yaaa…”

Bermain ayunan

Sistem Pertahanan Tubuh Ganda Hmm…saya penasaran nih dengan sistem pertahanan tubuh ganda. Maksudnya apa yak? Setelah saya mendengarkan dengan mata ngantuk–maklum dari pagi sudah ada acara. Yang dimakusd ganda di sini yaitu pertahanan tubuh sejak usia bayi masih dalam kandungan dan setelah lahir.  Ketika masih dalam kandungan, bayi dapat terlindungi dari serangan sel-sel asing karena ada suplai kekebalan dari ibunya. Sistem kekebalan itu disalurkan melalui plasenta.

Sedangkan beberapa waktu setelah lahir, sistem pertahanan tubuh bayi sudah relatif lengkap. Hanya saja, sistem tersebut belum dapat bekerja sempurna. Belum bisa secara mandiri masih bergantung dari ibunya. Kekebalan tubuh bayi setelah lahir disalurkan oleh ibu melalui ASI.

Oleh karena itulah sangat penting selama 6 bulan pertama harus iberi ASI tanpa makanan tambahan lain. Selepas ASI baru diberikan makanan tambahan para ibu mengenalnya  dengan MPASI. Sebaiknya MPASI  harus diolah dengan baik agar nutrisinya tetap terjaga. Pemberian nutrisi yang tepat dan benar memiliki banyak manfaat, di antaranya yaitu :

– Mencegah agar anak tidak mudah sakit

– Daya tahan tubuh anak lebih optimal

Tumbuh Kembang Optimal Bayi yang sudah dilahirkan akan mengalami fase tumbuh kembang. Tumbuh berarti mengarah pada faktor fisik anak seperti berat badan, tinggi badan, lingkar kepala dan lainnya. Sedangkan kembang dilihat dari cara dan kemampuan anak seperti penglihatan, pendengaran, kecerdasan, emosi dan sebagainya. Tumbuh kembang harus sesuai dengan usia anak juga, normalkah untuk usianya atau tidak. Oleh sebab itu  banyak sekali hal-hal yang harus diperhatikan orang tua.

Orang tua  bisa mengenali tumbuh kembang secara normal, misal berapa usia tumbuh gigi, usia berjalan, usia merangkak dan lainnya. Dalam kaitan tumbuh kembang, orang tua juga dituntut untuk memberikan nutrisi yang tepat. Contoh, kalau mau tambah tinggi makanannya apa, untuk pertumbuhan rambut makananya apa dan seterusnya. Eiits…jangan lupa juga untuk menstimulasi anak pada fase ini yak. Masih kata Dr. Wawan, stimulasi dini pada fase tumbuh kembang dapat merangsang pertumbuhan otak anak lebih optimal.

Kesehatan Saluran Cerna “Jangan sepelekan saluran cerna anak, jika bermasalah berdampak buruk pada tumbuh kembang anak,”ujar Dr. Wawan. Saya kaget mendengar soal ini, karena baru pertama kali  mendengarnya. Siapa sangka kalau saluran cerna ada hubungannya dengan tumbuh kembang anak. Lebih jauh, Dr. Wawan mengatakan, bahwa saluran cerna pada anak menjadi pondasi tumbuh kembang anak dikemudian hari.

Saluran cerna anak mulai terbentuk secara bertahap sejak di dalam kandungan. Setelah lahir terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kesehatan saluran cerna. Adapun faktor paling dominan yang mempengaruhi saluran cerna pada usia dini adalah komposisi dan fungsi mikrobiota.  Salah satu tanda kalau anak terkena infeksi saluran cerna yaitu diare, muntah dan konstipasi. Sebab itu sejak usia dini sangat penting menjaga kesehatan saluran cerna. Salah satu  cara  menjaga saluran cerna anak, adalah  makan sesuai dengan porsi dan pilih makanan sesuai  usianya. Contoh saja misalnya, anak jangan diberi makanan yang keras atau pedas sebelum usianya cukup. Banyak makan buah dan sayur juga baik bagi kesehatan saluran cerna.

Acara yang dipandu oleh Irfan Hakim ini bisa dikatakan cukup sukses. Semua bangku yang tersedia penuh terisi. Pesertanya juga terlihat antusias dengan materi yang disajikan. Meski nampak sesekali para Bunda keluar masuk ruangan, demi menjaga buah hatinya.

Peran Nutrisi Pada Otak

Sebelum sampai pada sesi kedua, Dr. Muliaman Mansyur dari Morinaga sedikit menambahkan tentang peran nutrisi pada otak. Struktur otak terdiri dari sel-sel otak yang terkoneksi satu sama lain. Pembentukan kecerdasan otak ditentukan oleh luas dan padatnya jaringan sirkuit otak yang terbentuk sejak dini. Jadi semakin luas dan padat jaringan otak maka semakin cerdaslah dia, begitulah kira-kira. Oleh karenanya diperlukan nutrisi untuk membentuk jaringan otak agar luas dan padat. Nutrisi yang dibutuhkan untuk pembentukan jaringan otak setidaknya terdiri dari :

Vitamin dan mineral, berperan dalam tumbuh kembang anak dan juga sebagai antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab kerusakan sel-sel tubuh. 

Whey Protein, merupakan sumber protein yang bermanfaat dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Protein merupakan komponen esensial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Kalsium, membantu dan menjaga kepadatan tulang dan gigi.

Vitamin D, berperan penting dalam membantu penyerapan kalsium dalam tubuh.

Magnesium, membantu manjaga kepadatan tulang.

Untuk memenuhi nutrisi otak tersebut Morinaga memberikan sumbangsihnya dengan mengeluarkan produk susu bernama Morinaga Chil Kid Platinum Moricare+ Prodiges dan Morinaga Chil School Platinum Moricare+ Prodiges. Kedua varian tersebut merupakan susu pertumbuhan anak usia 1- 12 tahun. Formula Moricare+ Prodiges yang terdapat di dalamnya akan mengantarkan putra putri ayah dan bunda menuju Generasi Platinum yang Multitalenta. Tentunya tidak ada yang paling membahagiakan bagi orang tua selain melihat anak-anaknya mampu bertahan di perubahan jaman kelak mereka dewasa.

KABP 2017 ini benar-benar kaya manfaat bagi orang tua, khususnya Ibu. Materi yang disampaikan bukan sekedar teori belaka tapi juga sudah melalui penelitian. Peserta yang hadir benar-benar mendapat edukasi tentang nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Bahasan parenting yang tidak membosankan. Ditambah lagi dengan ilmu kekinian yaitu Multiple Intelligence dan kecerdasan multitalenta. Menurut saya semua ilmu ini harus segera diterapkan pada anak-anak.

Apalagi saat sesi tanya jawab yang dikelompokkan berdasarkan warna pita, wuiiihh seru. Pertanyaan dari peserta juga berbobot ko. Itu pertanda kalau semua orang tua menginginkan anaknya tumbuh sehat, cerdas dan memiliki multitalenta.

Sesi berikutnya ada Dr. Rose Mini, A. Prianto, M.Psi, Ketua Program Studi Psikologi Terapan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan Presiden Direktur Essa Consulting akan memberikan materi kekuatan bermain untuk menstimulasi kecerdasan anak.  Sebelum menyampaikan materi, Bunda Romi memberikan game ice breaking.

Secara singkat Bunda Romi menjelaskan kembali soal kecerdasan multitalenta atau multiple intelligence ( MI ) yang dikenalkan oleh Dr. Howard Gardner. Ternyata konsep MI tersebut tidak bisa terpisahkan, artinya saling berhubungan. Kenapa? Karena semua unsur dalam MI tersebut penting semua. Bunda Romi menjelaskan, bahwa saat ini orang tua masih berprinsip bahwa kecerdasan seorang anak diukur dari nilai akademisnya. Padahal di era milenial sekarang ini, cerdas itu memiliki makna yang luas.

Untuk melahirkan kecerdasan multitalenta pada anak maka orang tua harus memberikan stimulasi sedini mungkin. Salah satu cara yang dicontohkan oleh Bunda Romi adalah dengan permainan. Ya, bermain adalah aktivitas yang paling disukai oleh anak-anak. Bermain dapat juga dijadikan ajang belajar tanpa paksaan.

Menurut Bunda Romi, bermain harus memenuhi karakteristik sebagai berikut :

    1. Motivasi dari diri sendiri ( instrinsik )

    2. Diwarnai emosi yang positif

    3. Fleksibel, mudah beralih dari satu kegiatan ke kegiatan lain

    4. Menekankan proses daripada hasil

    5. Anak bebas memilih

    6. Memiliki kualitas pura-pura

Bermain juga banyak memberikan manfaat, di antaranya adalah : – melatih kemampuan fisik, sosial-emosi dan berpikir – sarana rekreasi – belajar memahami dan mentaati aturan – bersosialisasi dan bekerjasama dengan orang lain – menjalankan peran orang dewasa – stimulasi kecerdasan majemuk. Kesimpulan yang bisa saya ambil dari pemaparan Bunda Romi, bahwasannya semakin bertambah usia anak maka semakin besar pula kompleksitas permainan. Situasi ini seiring dengan perkembangan kognitif anak yang semakin matang.

Berkenaan dengan permainan, Morinaga memperkenalkan methode untuk mengetahui kecerdasan majemuk. Pada konferensi lalu, peserta bisa mendatangi booth MI PlayPlan. Tapi jangan takut buat orang tua yang tidak bisa hadir dalam acara konferensi tersebut, masih bisa mencobanya di web Morinaga : http://www.morinagamiplayplan.com/ 

Sedangkan untuk informasi produk Morinaga, kita bisa mengunjungi website dan media sosialnya. Yuuk…kita kepoin masih banyak ilmu-ilmu parenting lainnya lhoo.

Website : www.morinagaplatinum.com

Facebook : Morinaga Platinum

Twitter : @MorinagaID

Instagram : @morinagaplatinum

Yutube : Morinaga Platinum.

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Grand Zuri Hotel BSD Menggelar Pawai Sepeda Onthel dan Makanan Khas Tempo Doeloe

Banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia dan instansi pemerintah maupun swasta dalam memperingati HUT RI. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Grand Zuri Hotel, BSD. Sebagai wujud rasa syukur karena sudah berdedikasi di Indonesia, Sabtu 12 Agustus 2017 lalu Grand Zuri menggelar acara unik dan kreatif. Uniknya yaitu, menggelar acara pawai atau parade Sepeda Onthel.

Foto dulu sebelum berangkat
Selfie sebelum mengiringi

Pawai ini diikuti oleh Komunitas Sepeda Onthel di wilayah Tangerang Selatan. Komunitas yang bernama Cooperst memulai pawainya dari Taman Kota BSD, tepat pukul 8.00. Selama kurang lebih satu jam perjalanan, iring-iringan sepeda onthel tiba di Grand Zuri. Iring-iringan sepeda onthel disambut langsung oleh Manajer Hotel, Bapak Anton Hartanto dengan suasana Jawa yang kental.

Pawai tiba di Grand Zuri disambut oleh Pak Anton
Berbaris rapi di depan hotel

Seperti banyak diketahui oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, bahwa sepeda onthel menjadi alat transportasi pada masa perjuangan dulu. Dan kini, setelah puluhan tahun terlampaui sepeda onthel menjadi saksi bisu atas sejarah yang ditorehkan. Karena alasan itulah maka Grand Zuri ingin mengenang kembali masa kejayaan sepeda onthel dengan menggandeng komunitas sepeda onthel. Bahwasannya sepeda onthel pernah berjasa dan tidak kalah dengan transportasi modern saat ini. Berikut hasil jepretan dari kamera henpon yang berhasil saya abadikan…

Selfie lagi dengan bekgron Cooperst

Saling tukar cindera mata
Foto bareng seluruh staff hotel

Setelah acara pawai selesai yang ditandai dengan saling tukar cindera mata, acara dilanjutkan dengan launching makanan Tempo Doeloe. Kehadiran menu ini masih dalam rangka merayakan HUT RI Ke 72. Sebenarnya makanan tempo doeloe ini lebih sering dinikmati oleh bangsa Belanda ketimbang pribumi. Karena biasanya makanan ini disajikan dalam jamuan makan atau menjadi sajian saat ada tamu datang. Makanan yang ditawarkan oleh Grand Zuri kali ini bukan berupa main course tapi berupa cemilan. Cemilan disuguhkan bila  sang governoor kedatangan tamu, atau sebagai pelengkap minum teh.

Perkedel
Poffertjes
Klapetaart
Kroket
Lapis Legit

Nah, mungkin sebagian dari kita sudah banyak yang mengenal makanan tersebut. Makanan khas tempo doeloe ini bisa dipesan selama bulan Agustus. Dimulai dengan harga IDR 35 ++ K kita sudah bisa menikmati makanan khas tempo doeloe.

Seperti masa perjuangan dulu, rasanya makanan ini cocok banget untuk menjamu tamu atau relasi kamu. Coba deh pastikan bahwa kamu akan hangout atau menjamu klien di Grand Zuri Hotel BSD. Selain kamu bisa merayakan kemerdekaan RI, kamu juga bisa mencicipi makanan khas tempo doeloe.

Jadi tunggu apa lagi, silakan langsung aja ke Grand Zuri BSD untuk memastikan bahwa makanan tersebut masih tersedia.

Merdeka…!

 

 

 

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

6 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Daftar Online Penerimaan Siswa Baru

Bulan Juli lalu dunia pendidikan sudah mengakhiri keriuhannya.  Acara tahunan yang bernama “Tahun Ajaran Baru” itu telah menggelar penerimaan siswa baru secara online. Saya jadi ingat dua tahun lalu, saya ikut mantengin di depan laptop saat keponakan ikut daftar. Bayangkan selama 24 jam non stop laptop tidak dimatikan. Meskipun harus tidur, tapi laptop tetap menyala. Keseruan bertambah kalau-kalau nama keponakan tergeser karena ada nilai yang lebih tinggi di atasnya. Beda nilainya juga nggak jauh, hanya terpaut sekitar nol koma sekian.

Maklum keponakan saya  memilih sekolah yang dibilang favorite. Jadi Nilai Evaluasi Murni alias NEM sangat menentukan peringkat. Pola bergesernya juga nggak pernah lama, hanya dalam hitungan menit ke menit. Perasaan saya juga jadi ikut-ikutan tegang, sementara keponakan saya keliatan agak sedih kalau namanya tergeser. Sebagai orang tua, ada dua hal yang paling memberatkan yaitu menenangkan dan memberi pengertian. Nah, memberi pengertian ini yang sulit karena biasanya si anak tetep ngotot harus mendapatkan sekolah idamannya. Continue reading…

3 Perabot Yang Pertama Kali Dimiliki Setelah Menikah

Dulu, setelah menikah saya dan suami memilih untuk langsung mengontrak rumah. Keputusan itu kami ambil karena pertimbangan keadilan aja.

Adil, karena kami tidak tinggal di rumah orang tua kami masing-masing. Toh kami berdua mempunyai penghasilan yang cukup. Setahun mengontrak kami mulai membangun rumah. Jadilah kami harus mengontrak di tahun ke dua, sambil menunggu rumah selesai dibangun.

Nggak sampai setahun tepatnya sembilan bulan, rumah mungil pun selesai dibangun. Maka terhitung tahun ke tiga pernikahan kami sudah menempati rumah baru, hasil patungan kami berdua.

Setelah rumah baru itu kami tempati, masih dalam keadaan kosong. Kami mulai memikirkan tentang barang apa dulu yang harus dibeli. Lalu, kami sepakat untuk membeli barang yang paling urgent alias penting banget. Ingat yaaa…penting pake banget!

Setelah kami diskusi maka muncullah beberapa barang atau perabotan yang akan kami beli. Nah, apa aja sih perabot yang saya dan suami sepakati dibeli lebih dahulu? Ini dia niiiihhh…

 1. Tempat tidur

Yup…tempat tidur menjadi perabot pertama yang kami beli. Untuk urusan model dan matrial kami juga sepakat untuk membeli tempat tidur yang terbuat dari kayu jati. Meskipun banyak model dengan desain modern, kami tidak tergiur. Nggak apa-apalah dibilang jadul juga, toh yang pake juga kami bukan orang lain.

Oh ya, kami hanya membeli tempat tidurnya aja loh. Sedangkan matrasnya pake milik suami, bantal dan gulingnya juga kami beli tapi bukan yang mahal.

Dok. pri

Belum lengkap rasanya ada tempat tidur kalau belum ada bed cover dan sprei. Untuk bed cover dan sprei, saya tidak membelinya. Waktu menikah, ada beberapa kerabat dan teman-teman dekat yang memberikan kado bed cover dan sprei.

Alhamdulillah…akhirnya kepake juga kado dari para undangan.

Dulu sih, kira-kira sepuluh tahunan mau beli bed cover yang satu stel sama sprei harus ke Tanah Abang atau Mangga Dua. Tapi sekarang nggak usah jauh-jauh banget lah. Kan sekarang dah jaman onlineshop, banyak loh onlineshop yang jual sprei dan bed cover murah.

2. Televisi

Keinginan membeli tivi emang ragu-ragu juga sih, tapi daripada sepi ya mendingan ada tivi. Maklum rumah kami ini jauh dari tetangga, jadi lumayan agak sepi baik siang apalagi malam. Jadi maksudnya supaya rumah agak lebih rame dengan siaran tivi. Mungkin kalau nanti sudah ada anak, beda lagi kali yak suasananya.

Gbr. Pixabay

Tapi saya kan nggak tahu kapan buah hati itu lahir. Toh saya juga bukan penggemar siaran tivi kecuali berita-berita ajah. Akhirnya saya tetep beli tivi, entah ditonton atau enggak.

Sementara saya masih ditemani oleh tivi, saya juga mulai mengoleksi buku-buku atau novel. Jujur aja sejak menjelang menikah, saya jarang banget baca buku. Saya juga nggak beli novel terbaru, bekas aja nggak apa-apa yang penting ceritanya bagus dan bisa memotivasi.

3. Peralatan Dapur

Nah, ini dia nih yang paling saya tunggu-tunggu apalagi coba kalau bukan belanja segala keperluan masak. Masak akan menjadi kegiatan yang paling menyenangkan. Selain saya bisa menyalurkan hobi, sekaligus bisa menyenangkan suami. Malahan biasanya kalau saya sudah di dapur suka lupa waktu. Segala macam saya masak, lalu saya tata di atas piring ala kadarnya trus…poto deh.

Bukan cuma panci dan wajan saja yang saya beli, pisau dapur juga saya beli. Soal wajan dan panci saya nggak terlalu milih-milih, asal matrialnya tebel ya udah saya beli. Beda dengan pisau dapur, saya mau yang awet tajamnya dan nggak berbau.

Gbr. pixabay

Pengalaman saya sih, saya selalu memilih pisau dari stainlessteel. Alasannya ya itu tadi, nggak cepet tumpul dan nggak berbau terutama untuk memotong sayuran. Sayangnya di pasar tradisional dekat rumah, toko kelontongnya nggak begitu lengkap.  Padahal kalau saja ada toko yang menjual pisau dapur terlengkap saya pasti sudah beli beberapa buah.

Eh…masih ada satu lagi nih, perabot dapur yang nggak boleh ketinggalan yaitu cobek. Saya juga baru tahu kalau suami—kemudian saya panggil Papieh, suka dengan sambal. Dan, Papieh lebih suka kalau sambalnya diulek dengan cobek, bukan diblender apalagi sambal botol. Pokoknya harus diulek langsung deh, lebih puas dan mantaf rasanya.

dok.pri

Nah, seinget saya keknya tiga perabot itu deh yang pertama kali saya punya setelah menikah. Sambil terus nulis, saya juga lagi inget-inget apalagi ya barang yang saya punya. Ntr kalau dah ketemu saya tambahin lagi deh di postingan ini. Saya baru inget tiga aja karena sangat penting, buat yang sudah menikah bisa share dong barang yang kamu punya setelah menikah…

Save

Save

Berburu Bahan dan Kain di Pasar Mayestik

Sebagian besar masyarakat yang tinggal di Jakarta, tentunya sudah banyak yang tahu Pasar Mayestik. Sejak puluhan tahun Pasar Mayestik sudah menjadi primadona bagi ibu-ibu kalangan menengah ke atas. Sejak selesai renovasi tiga tahun silam, Pasar Mayestik kini semakin digemari dan ramai oleh pengunjung.

Bahkan pengunjung yang datang bukan hanya dari Jakarta saja, akan tetapi banyak juga yang berasal dari luar kota.

Saya yang kebetulan tinggal di wilayah Kebayoran Lama, hanya memerlukan waktu kurang dari satu jam untuk pergi ke Pasar Mayestik ini. Saya benar-benar merekomendasikan Pasar Mayestik kepada setiap orang termasuk famili. Pokoknya asal ada sanak sodara yang datang ke rumah, saya selalu mengajak mereka ke Pasar Mayestik.

Entah untuk jajan, belanja atau sekedar melihat-lihat sekiranya ada produk atau model terbaru. Apalagi jika ada teman atau kerabat yang hendak menikah. Saya langsung merekomendasikan untuk mencari segala sesuatunya di Pasar Mayestik ini terutama bahan atau kain.

Biasanya kalau mau menikah banyak kebutuhan yang harus dibeli. Salah satu contohnya aja kebutuhan bahan atau kain. Bahan untuk seragam keluarga dan panitia yang membantu harus dibuat sama. Di Pasar Mayestik jangan kuatir deh nggak kebagian stok.

Toko bahan di Pasar Mayestik berada di bagian belakang gedung utama. Lokasinya bukan di dalam gedung utama pasar ya. Dari pintu masuk utama, bisa ambil ke kiri atau ke sebelah kanan. Pas di bagian belakang kita akan menemui jejeran toko bahan. Sebagian besar toko bahan dimiliki oleh pedagang keturunan India. Makanya kalau mau cari bahan sari India juga banyak di sini. Begitupula dengan bahan untuk kebaya pengantin yang biasa dikenal dengan brokat. Pasar Mayestik menyediakan aneka jenis-jenis brokat, dengan variasi harga.

Oh ya, bukan bahan brokat dan sari India aja loh yang ada di Pasar Mayestik. Hampir semua jenis bahan untuk segala model baju tersedia. Begitupula dengan bahan  fashion muslim seperti, abaya, gamis, jilbab dan kerudung. Saya sendiri paling suka berburu bahan  gamis di Pasar Mayestik. Kenapa ko saya cuma cari bahan gamis? Kenapa nggak sekalian cari bahan jilbabnya?

Yup, saya memang lebih suka bikin sendiri gamis alasannya cuma soal ukuran. Maklum, setelah bolak balik cari ke toko offline maupun online, ternyata susah banget cari ukuran jumbo. Jadinya saya putuskan untuk menjahit gamis sendiri. Eh, sendiri di sini maksudnya bukan saya yang jahit loh tapi ke tukang jahit.

Beda dengan jilbab, kalau jilbab saya emang sering beli. Alasannya, harga jilbab beli sama bikin sendiri lebih murah beli. Kalau bikin sendiri mahal diongkos jahit, ditambah lagi dengan harga bahannya. Lagian, banyak ko toko-toko yang menjual jilbab offline dan online. Salah satunya @arunacreative yang sekarang sedang meluncurkan produk-produk terbarunya.

Sebelum puasa kemarin saya cobain produk dari @arunacreative, dan…saya suka! Sebelum beli saya kepoin dulu IG nya, modelnya simple pas banget sama selera saya.

Nah, kalau bahan untuk jilbab saya suka yang bahannya adem. Selain bahannya  adem, modelnya juga simple, nggak aneh-aneh gitu. Contohnya nih, saya nggak suka model jilbab yang banyak aksesoriesnya. Toh…sekarang ini banyak dijual aksesories jilbab atau kerudung. Jadi kalau kita mau menambahkan aksessories, gampang aja tinggal beli deh. Malahan model dan jenis akssesoriesnya juga banyak, kita bisa memilih yang sesuai dengan jilbab.

Waktu saya kepoin IG nya @arunacreative saya langsung suka liat-liat modelnya. Dalam hati saya bilang,”Wah…ini ko jilbabnya simple banget.” Setelah jilbabnya sampe ke tangan saya, dicobain deh dengan sedikit modifikasi daleman jilbab. Trs, kebetulan saya tambahkan bros mutiara cokelat yang senada dengan warna jilbab. Selanjutnya, bisa ditebak deh…apalagi kalau bukan poto-poto. Lalu, posting di instagram pribadi. Mau liat hasilnya, taraaaaa….

Saya sreg banget  dengan produk dari @arunacreative ini. Pemilihan bahannya siffon premium, jadi nggak keliatan mewah banget atau ‘ndeso’ banget. Hihihi…iseng aja pake kata ‘ndeso’ kan lagi viral. Seperti sifatnya, bahan jenis siffon ini lembut dan ringan, cocok banget buat orang bertubuh besar kek saya.

Tapi menurut saya sih, produk @arunacreative ini cocoklah buat para muslimah tua maupun muda. Kalau gitu silakan yang mau berburu bahan cuzz aja ke Pasar Mayestik. Kalau mau beli jilbab yaaa….ke @arunacreative dooong…

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save