• Uncategorized

    Saturday Talkshow, Be Your Self

    Aroma libur bulan Desember hampir menyengat. Tapi saya tidak begitu peduli dengan aroma itu, aktivitas tetep harus berjalan. Sabtu, 7 Desember kemarin saya masih melakukan tiga aktivitas. Dua di antaranya masih berkutat soal review hotel dan restonya. Sedangkan satu acara lagi kumpul bareng komunitas. Acaranya juga bukan sembarangan kumpul tapi mendulang ilmu yang penuh manfaat. Acara bertagline “Be Your Self” itu menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten dalam bidangnya. Acara yang mengupas seputar perempuan ini dihadiri oleh mayoritas perempuan. Emang sih sepanjang pengetahuan saya, mengupas soal perempuan itu nggak akan ada habisnya. Jadi nggak salah jika tema yang diangkat soal perempuan pasti banyak peminatnya. Sebagai pembuka, ada Pak Paundra selaku perwakilan…

  • Artikel Umum

    Urusan Sehat Serahkan Saja Pada Sesa Experience!

    Dua minggu belakangan ini temlen facebook sedang rame dengan hesteg #StopMakanMalam. Jadi, mereka yang ikutan harus membuat status kalau mereka tidak malam. Status mereka juga disertai ajakan ke temen-temen lain agar mengikuti pola tersebut. Saya sendiri nggak tau asal mulanya ajakan itu. Tapi kemaren sih sempet juga dimention agar saya ikutan. Dan saya berjanji akan ikutan hesteg itu setelah pulang dari Solo. Tau sendiri kan kalau kota Solo itu gudangnya makanan enak. Maksudnya tentu saja, aku mau puas-puasin dulu kulineran di Solo. Hehehe… Hari Senin pagi saya sampe di Jakarta lagi dengan seabrek pe er postingan. Seperti biasa saya rutin mengerjakan puasa sunnah Senin-Kamis. Waktu sahur semalam di bus saya…

  • Artikel Umum

    Pujiutami, Mengukir Sampah Jadi Mewah dan Berkah

    Perjalanan dengan ojek online kali ini tidak dibumbui oleh drama macet. Padahal, konon katanya daerah yang bakal saya lalui terkenal macet! Apalagi pada jam-jam pulang kantor seperti sore ini. Buat saya, macet di Jakarta itu hal yang lumrah. Ojol yang saya tumpangi terus melaju, kadang melewati jalan pintas di perumahan-perumahan. Sesekali saya bertanya pada abang ojek, apa masih jauh? Dengan sedikit berteriak abang ojek menjawab, enggak Buuu..! Setelah hampir setengah jam lebih, perjalanan sampai juga di tujuan. Sedikit agak ragu, saya bertanya lagi pada abang ojek,” ini bener tempatnya? Si abang menjawab, “kalau ikutin googlemaps sih bener Bu. Lalu, saya turun dari motor dan langsung disambut oleh seorang Ibu berkaos…

  • Artikel Umum

    Lebih Dekat Dengan Anak Cerebral Palsy, Berjuang Bersama Bahagia Bersama

    Saya tidak buruk, saya indah. Saya berbeda bukan kurang. Saya tantangan bukan menantang. Saya bukan musibah tapi anugrah. Lalu lalang kursi roda dan orang-orang berkaos kuning menyala menjadi pemandangan di siang itu. Panas terik tidak menyurutkan semangat mereka untuk hadir. Wajah-wajah penuh semangat dan ceria membuat saya kagum sekaligus larut. Bagaimana tidak, mereka yang mendorong kursi roda adalah orang tua, Ayah Ibu, Mama Papa, Om Tante. Mereka sama sekali tidak menunjukkan wajah sedih apalagi terpuruk. Saya justru melihat sebaliknya, bahagia dan penuh semangat. Saya hampir tidak percaya melihat semua itu. Sebelum datang ke acara ini saya membayangkan wajah-wajah muram, pesimis, khawatir dan putus asa. Ternyata apa yang saya bayangkan itu…

  • Artikel Umum

    Awali Keseimbangan Hidup di Apartemen Skandinavia Lagom Tangerang

    Perjalanan kali ini bernama ‘perjalanan rindu’. Berawal dari Kota Bekasi Selatan, di sini ada sebuah rumah yang dibangun atas dasar cinta. Saya menengoknya untuk keperluan bersih-bersih karena lama tidak dihuni. Rumah ini hanya kami tempati beberapa tahun saja karena suami memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Suami ingin kami menempati rumah yang sudah dibangun jauh sebelum menikah. Sebenarnya ada rasa sedih pindah rumah, tapi ketaatan kepada suami harus dijunjung tinggi. Saya tidak berlama-lama di Bekasi, perjalanan selanjutnya menuju ke arah Barat. Ya, tujuan saya ingin ke Kota Tangerang. Berdasar info, di sana ada hunian vertikal yang konsepnya humanis banget. Hunian yang konon bisa memberikan keseimbangan dalam hidup. Benarkah? Keseimbangan seperti apa…

  • Acara

    Aplikasi Germas PAS, Panduan Cari Rumah Makan Yang Aman & Sehat

    Beberapa kali saya pernah mendengar kasus soal keracunan makanan. Kejadian yang paling banyak terjadi adalah ketika makan makanan yang berasal dari hajatan. Bukan dari hajatan saja, tapi juga dari makanan yang sering dimasak secara masal. Masalah keracunan ini jangan dianggap sepele. Keracunan makanan bisa menyebabkan penyakit, mulai dari ringan sampai pada kematian. Penyebab utamanya tentu saja makanan atau air yang sudah terkontaminasi oleh bakteri, virus, parasit atau racun. Meskipun kejadian ini sangat umum, di Indonesia ditemukan lebih dari 2 juta kasus per tahunnya. Adapun gejala dari orang keracunan adalah kram, mual, muntah dan diare. Kasus keracunan makanan merupakan kasus ringan dan bisa sembuh tanpa pengobatan. Paparan bakteri yang ada di…

  • Uncategorized

    Administrasi Hukum Umum Bagi WNI, Pentingkah?

    Bulan Agustus 2016 lalu, masyarakat sempet dikejutkan oleh kasus Gloria Natapradja Hamel. Pasalnya gadis blasteran Prancis- Indonesia itu gugur bertugas menjadi salah satu pasukan pengibar bendera pada HUT RI ke 71. Adapun masalahnya adalah lantaran Gloria memiliki ayah berkebangsaan Perancis. Dengan begitu otomatis kewarganegaraan Gloria sebagai WNA dan bukan WNI. Hal itu dibuktikan dengan paspor Perancis yang dimiliki Gloria. Bukankah salah satu syarat untuk menjadi Paskibraka itu harus berkebangsaan WNI? Sebenarnya selain Gloria, masih ada beberapa kasus serupa. Sebut saja ada atlet-atlet asing yang mengabdi di tanah Nusantara, kemudian  memilih untuk naturalisasi menjadi WNI. Misalnya paling gress, kisah Otavio Dutra pesepakbola Persebaya yang berdarah Brazil. Masih ada lagi isu kewarganegaraan,…

  • Acara

    Kriya Nusa 2019 Ajang Pameran Hasil Kerajinan Nusantara

    Apa yang ada dalam pikiran kamu ketika mendengar hasil kerajinan. Ya, pasti sebuah hasil dari karya tangan dan bukan buatan mesin. Ternyata, Indonesia banyak memiliki hasil kerajinan dari tangan-tangan trampil. Contoh saja, kain tenun, ulos, batik dan masih banyak lagi. Kerajinan tangan yang dibuat juga beraneka macam, jadi nggak melulu dari kain. Semua media bisa dijadikan kerajinan tangan, ada batu, kaca, daun dan serat-serat alami. Semua hasil kerajinan itu sebagai tanda bahwa Nusantara kaya akan hasil budaya. Saya semakin bangga waktu mendengar cerita dari Ibu Euis Saedah, selaku Sekretaris Jendral Dekranas. Beliau menceritakan kunjungannya ke beberapa kabupaten di seluruh Indonesia, melihat langsung pengrajin tradisional. Para pengrajin yang notabene masih menggunakan…

  • Acara

    Cerita Pernikahan Yang Tak Pernah Usang

    Menikah dengan mu bukan impian. Menikah dengan mu bukan pula pilihan. Tapi, menikah dengan mu adalah bagian dari ibadahku. — etybudiharjo — Sebelum saya #throwback atas cerita pernikahan saya dan Papieh—panggilan saya ke suami, saya langitkan do’a Al-fatihah buat Almarhum Budiharjo. Kepulangannya membuat separuh jiwa saya rapuh. Tapi, saya sudah mengantarkannya ke peristirahatan terakhir dengan ikhlas. Karena, saya tahu kalau Papieh menginginkan itu pada beberapa hari sebelum kepulangannya. Saya juga selalu memohon pada Allah untuk diberikan kekuatan sepeninggal Papieh. Setelah hampir dua tahun kepulangannya, saya baru menemukan kekuatan untuk menulis perjalanan rumah tangga dengan beliau. Jujur, menikah dengan Papieh bukan impian saya. Saya menikah atas dasar perjodohan. Di sinilah saya…

  • Acara

    Indonesia Expo Properti 2019 Siap Wujudkan Hunian Impian Anda

    Sebelum menikah, saya dan calon suami sepakat untuk mempunyai rumah sendiri. Dengan kata lain, setelah menikah kami mau langsung pindah ke rumah sendiri. Jadi tidak tinggal di rumah orang tua saya atau pun di rumah orang tua calon suami. Kami ingin mandiri, mempelajari dan memahami sifat karakter kami masing-masing. Sayangnya, karena kami sibuk dengan urusan pernikahan jadilah masalah rumah kami tertunda. Setelah menikah kami masih belum punya rumah, kami putuskan untuk mengontrak. Bener kata orang, mencari rumah itu seperti mencari jodoh. Gampang-gampang susah. Awalnya, kami ingin membeli rumah second, di lokasi yang sudah disetujui bersama. Hampir tiga bulan kami keliling cari rumah dan belum dapet juga. Lalu, Bapak saya menyarankan…

  • Jalan-jalan

    Semarang, Antara Kuliner Dan Rindu

    Setahun berpulangnya Papieh—panggilan saya ke suami, saya memutuskan ingin travelling. Selain untuk menyegarkan tubuh, saya juga ingin menentramkan hati. Pilihan kota yang dituju ada dua, Cirebon atau Semarang. Akhirnya saya memutuskan Semarang, alasannya saya tidak mempunyai banyak kenangan dengan suami. Hal ini jauh berbeda dengan Cirebon, tiap sudut, jalan, tempat wisata dan kuliner semua penuh kenangan. Ntr bukannya hati saya bahagia malah sebaliknya, sedih lagi. Seminggu sebelum berangkat saya membuat itenary selama tiga hari saja. Mulai dari tempat wisata sejarah, masjid dan tentu saja yang tak boleh ketinggalan kuliner. Semua tempat-tempat wisata itu hasil dari browsing internet. Kemudian saya sesuaikan dengan jam dan situasi, maksudnya itenary itu nggak kaku banget.…

  • Acara

    Film Koboy Kampus Mengobati Rindu Dengan Dunia Kampus

    Siapa bilang dunia kampus nggak bikin kangen? Justru saya paling kangen dengan dunia kampus. Dunia yang bikin saya merasa benar-benar jadi dewasa. Bisa memutuskan segala hal meskipun ujung-ujungnya tetep pake apa kata Bapak. Buat saya, kampus segala-galanya, berorganisasi juga enak karena kita bebas mengeluarkan pikiran dan eksekusi. Maksudnya, tanpa ada campur tangan dari pihak universitas. Paling-paling kalau melanggar aturan pihak universitas tinggal DO alias drop out alias dikeluarkan! Gimana soal cinta? Hmmm…enak juga sih, jadi pengen cerita nih soal masa cinta di kampus. Saya sendiri sempet bolak balik naksir cowok tapi yang bener-bener jadian cuma tiga orang. Wuih…laku keras dong? Ah…enggak juga malahan banyak ko yang lebih dari saya. Cowok…