5 Kiat Menjalani Bisnis Tak Biasa

Biasanya kebanyakan orang memilih usaha yang banyak peminatnya atau bahkan tidak jarang memilih yang sedang trend. Misalnya saat ini sedang trend busana muslim, maka pilihlah usaha busana muslim. Contoh lainnya yaitu soal kuliner, sekarang lagi ngetred kuliner baso isi keju, maka dipilihlah usaha baso keju dan seterusnya. Sebenarnya sah-sah aja memilih usaha apapun, baik yang sedang ngetrend atau nggak. Akan tetapi satu hal terpenting dalam menjalankan usaha harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Maksudnya tidak lain agar usaha atau bisnis yang dijalankan mencapai target yang diharapkan.

Dalam menjalankan usaha tentunya untung rugi tetep harus diperhitungkan dengan matang. Nggak ada kan orang yang mau usaha tapi mengharapkan rugi ? Kalau begitu sih mendingan buat sedekah aja, rugi dunia tapi kaya di akherat. Kembali ke awal tulisan, tentang memilih usaha yang tidak biasa, baiknya memang harus dipikirkan matang-matang. Karena dalam hal ini, memilih usaha yang tak biasa memiliki tingkat kesulitan dua kali lipat. Salah satu kesulitannya yaitu kita harus bisa mengedukasi konsumen tentang produk yang tak biasa tersebut. Karena ini bisnis tak biasa maka masih banyak orang yang belum tahu dan butuh pengorbanan maksimal. Untuk itulah dibutuhkan tingkat kesabaran di luar rata-rata. Sedangkan pada bisnis biasa, kita mudah saja mencontohkan dengan produk serupa. Nah, di sinilah letak kesulitannya memberikan info pada calon klien tentang produk yang tak biasa ini.

Adalah Indari Mastuti, pada tahun 2007 telah menetapkan hatinya pada dua pilihan. Pilihan pertama ia memantapkan diri untuk menikah dengan Decky Tasdikin. Dan pilihan kedua memilih usaha tak biasa yaitu Agency Naskah. Kegemarannya menulis dan berbagi menggiringnya untuk melakukan hal besar, bahkan pada hal yang tidak biasa sekalipun. Pada saat itu jasa Agency Naskah memang belum dilirik banyak orang malah banyak yang belum tahu. Jadi bisa dikatakan Indari menjadi pelopor dalam mengembangkan usaha Agency Naskah. Indari ingin menjadi jembatan bagi orang yang ingin menulis tapi tidak tahu dari mana memulainya. Oleh karena itulah Indari memantapkan dirinya terjun langsung ke ranah tak biasa tersebut.

Indari mastuti 1

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas tentang kesulitan menjalankan bisnis tak biasa ini, Indari terus berupaya mengatasinya. Sampai pada akhirnya Indari pernah berada di titik rendah dalam dunia bisnis. Artinya Indari bangkrut banyak piutang tak tertagih, karyawan hilang dan tak pelak lagi beberapa asset terjual. Putus asakah Indari ? Bukan Indari namanya jika terus menerus dibalut rasa patah semangat. Justru hal itu membuatnya semakin bijak menata diri, ia bangkit sambil menelusuri kesalahan-kesalahannya. Dan akhirnya Indari mengubah haluan bisnisnya menjadi Copy Writing. Dalam bisnis barunya ini, Indari melihat begitu banyak peluang untuk meraih kembali pundi-pundi rupiah. Usaha kembali berjalan dan orderanpun semakin banyak. Bahkan dari bisnis ini Indari telah melebarkan sayapnya pada jasa-jasa lain tapi tetap di jalur kepenulisan, seperti Personal Branding, Jasa Penulisan Biografi, hingga penulisan promo tools perusahaan.

Langkah lain yang dilakukan oleh Indari adalah dengan mengikuti kompetisi bisnis, hal ini dilakukannya dengan dua alasan. Pertama ia mengincar hadiah yang bisa dijadikannya sebagai tambahan modal usahanya. Kedua ia ingin mempromosikan bisnisnya pada masyarakat luas yang masih belum paham dengan usahanya. Rasanya alasan Indari ini sangat masuk akal bahkan bisa dikatakan multifungsi. Dengan begitu Indari bisa menekan biaya promosi yang dirasa cukup tinggi. Alhasil dari tahun 2010 – 2012 Indari telah menjalankan bisnisnya dengan lebih terarah lagi. Hanya saja semua belum dirasa cukup karena bagi Indari menjalankan bisnis sama dengan sedang belajar. Semua harus ditekuni, dipelajari dan ada ujian akhirnya juga. Dari hasil ujian itulah ia jadi tahu yang harus diperbaiki dan ditambah.

Menutup tulisan ini, Indari Mastuti juga ingin memberikan 5 kiat dalam menjalankan bisnis tak biasa, berikut kiatnya :
1. Siapkan mental yang kuat dan sabar berlipat, karena kedepannya akan menguras energy.
2. Bentuk tim dan bekali mereka dengan ilmu dan spiritual yang memadai.
3. Perkuat manajemen keuangan agar tidak terjadi kebocoran.
4. Perkuat tim marketing, karena ini adalah ujung tombak perusahaan.
5. Cari dan praktekkan inovasi-inovasi yang bisa jadi pemasukan perusahaan. Lakukan bisnis atas dasar berbagi.

Nah, bagi yang mau memulai usaha tak biasa jangan patah arang untuk melakukannya. Asal ada tekad kuat dan mau terus belajar maka semua kendala pasti bisa diatasi. Bisnis yang tak biasa memang seperti dua sisi mata uang, satu sisi usahanya belum banyak dimiliki orang lain dan satu sisi butuh edukasi tanpa henti. Selamat berbisnis !

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz