5 Tips Jitu Cerdas Belanja di Bulan Ramadhan ala Prita Hapsari Ghozie

“Bu…ntar buka puasa jangan lupa bikin kolak pisang ya,”pinta suami.

“Bude, aku bikinin roti gulung isi ayam dong,”cetus ponakan perempuan.

“Kalau aku sih es cendol aja yah,”sambung ponakan laki-laki. Oh…ya tambah teh manis anget,”katanya sambil nyelonong pergi tidur.

Semua daftar pesanan menu tersebut di atas bukan terjadi di restoran ternama lho. Tapi di rumah saya, biasanya pesanan itu disebutkan setelah kami pulang dari sholat taraweh. Yup…setiap kali datang bulan puasa apa yang dikatakan kebanyakan orang memang benar. Bahwa bulan puasa, bukan tambah irit tapi justru sebaliknya. Hampir setiap tahun kejadian di atas selalu terulang. Saya sudah berusaha mengutak-atik agar tidak terjadi jor-joran dalam hal makanan, tapi tetep aja sulit.

Bahkan, pengeluaran selama  puasa bisa tiga kali lipat dari pengeluaran biasa.  Saking penasarannya, saya coba membandingkan menu-menu tersebut. Ternyata memang benar, menu buka puasa jauh lebih beragam ketimbang menu makan sehari-hari. Saya sadar meskipun sulit untuk menolak pesanan menu seperti di atas, harus ada upaya mengendalikan. Beruntung, hari Sabtu ( 20/5 ) lalu saya berkesempatan hadir dalam acara gathering yang bertajuk Happy Meet Up.

Acara hasil kolaborasi Komunitas Emak Blogger ( KEB ) dengan HappyFresh ini menghadirkan pemateri seorang Ibu Rumah Tangga merangkap sebagai Financial Planner. Adalah Prita Hapsari Ghozie membeberkan cara berhemat selama puasa. Prita sendiri juga pernah mengalami seperti apa yang saya dan emak-emak lain alami. Bulan puasa bukan tambah irit tapi malah sebaliknya.

Mba Prita Hapsari Ghozie, Financial Planner ( dok, Lisna )

Acara yang dipandu oleh mas MC ganteng, *ups Bayu Oktara semakin seru. Bukan cuma karena kegantengannya, Mas Bayu juga sangat mengerti problem yang dialami oleh emak-emak. Pengalamannya tentu saja datang dari sang istri dengan tiga buah hatinya, satu masih dalam kandungan.

MC Bayu Oktara ( dok. Lisna )

Setelah Mas Bayu cuap-cuap dikit tentang acara meet up, lalu ada perkenalan tentang KEB. Kali ini dipaparkan langsung oleh founder KEB yaitu Mak Mira Sahid. Mak Mira menerangkan asal mula berdirinya KEB berikut anggota aktifnya sampai sekarang.

Mak Pon Mira Sahid ( dok Lisna )

Acara semakin segar dan riuh, karena diawali dengan games tebak harga sembako. Para emak yang hadir diminta untuk menebak total sembako, tentu saja belanjanya dengan menggunakan Aplikasi HappyFresh.

Waktu terus beranjak, hingga sampailah pada acara inti yaitu sharing tentang mengelola belanja lebih hemat di bulan Ramadhan. Emang apaan sih tips jitu dari Mbak Prita supaya belanja lebih hemat selama bulan puasa? Ini dia resepnya :

Pertama, buat anggaran belanja Ramadhan ; nah ini dia nih yang nggak pernah kepikiran oleh saya. Sejak puluhan tahun menjalani ibadah puasa, saya nggak pernah membuat anggaran belanja. Pokoknya sehari sebelum puasa, saya langsung belanja dua kali lipat. Loh ko dua kali lipat? Iya, karena malamnya kan sudah sahur jadi masaknya sekalian doble. Di sini aja saya sudah merasa salah, kenapa? Karena ternyata belanja sehari sebelum puasa bikin orang kalap, apalagi tanpa perencanaan.

Tips pertama dari Mbak Prita ini keknya ngena banget deh, terutama buat emak-emak rempong kek saya. Coba  kalau seminggu sebelumnya, saya sudah membuat anggaran belanja pasti nggak kalap. Saya hanya akan belanja sesuai dengan menu sahur yang mau dimasak. Hmm…bener juga lho, buktinya kemarin  tuh saya belanja ayam, daging dan tahu. Eh…pas sahur yang dimasak cuma ayam goreng dan telur dadar. Maklum, tips Mbak Prita belom sempet saya praktekkan, dah keburu sibuk duluan. *alesanaja.

Begitupula ketika hari pertama puasa, semua menu pesanan sudah tertata rapi di meja makan. Nih ya saya sebutin menunya;

  • ada teh manis
  • cincau hitam
  • es kelapa muda
  • kolak pisang
  • 2 macam gorengan
  • sayur sop baso
  • perkedel kentang
  • telor balado

Padahal pas waktu berbuka tidak semuanya dimakan hanya lapar mata saja. Sungguh, dalam ajaran Islam hal ini tidak boleh dibiarkan terus menerus.   Mubazir  namanya,  makanya  waktu ada undangan dari KEB yang mengangkat tema ini saya langsung tertarik untuk ikutan. Maksudnya tentu saja ingin mendapatkan ilmu tentang keuangan menjelang puasa.

Kedua, siapkan dana darurat ; waduh kenapa harus menyiapkan dana darurat segala yak! Pentingnya apa coba bulan puasa harus menyiapkan dana darurat. Ternyata eh ternyata, menurut Mbak Prita sih dana darurat itu kudu disiapin juga. Berharapnya semua baik-baik saja, dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik tanpa halangan apapun. Namun begitu kita tetep menyiapkan dana darurat jika sewaktu-waktu sakit atau ada halangan lain.

Ketiga, rencanakan keinginan ; wow…ko wow sih, iya lah ngomongin soal keinginan pasti banyak maunya atau maunya banyak. Ya…nggak sih. Mbak Prita malah sudah merangkum apa yang menjadi keinginan kita loh, apa ya? Karena masih dalam bulan puasa keinginan pertama tentu saja buka bersama atau dikenal dengan istilah bukber. Keinginan untuk bukber, dengan siapa aja harus direncanakan. Ada tip mainstream dari Mbak Prita, kalau ada undangan bukber dan harus mengeluarkan budget sendiri  maka perlu disiasati.

Caranya, datang setelah adzan berkumandang. Sebelum bertemu teman-teman minum air putih dan cemilan ringan yang sudah disiapkan sejak awal. Kalau sudah baru deh datangi tempat kumpul bukber tadi. Dengan begitu kita nggak akan pesan menu banyak-banyak kan sudah kenyang duluan. Ssstt…ini pengalaman Mbak Prita lho yaaa…

Lalu baju baru, kalau ngomongin soal baju baru rasanya tutup muka aja deh. Meskipun setiap bulan selalu beli baju baru,  rasanya bulan puasa tetep aja harus beli. Maklum di penghujung bulan puasa akan ada perayaan lebaran. Emak pengen juga dong tampil keceh dan keren saat lebaran nanti. Cuma kali ini keinginan untuk beli baju baru mesti direncanakan.  Semua umat muslim tahu, perayaan akbar ini harus dirayakan dengan gembira. Jadi nggak heran jika hampir semua kebutuhan mulai sandang, papan dan pangan ingin dilengkapi. 

Kebutuhan inilah yang memicu munculnya para pedagang dan nggak sedikit menawarkan harga bersaing. Waaah… kalau nggak direncanakan dari sekarang bisa bangkrut deh.  Sekali lagi bisa kalap belanja lihat semua yang dibutuhkan tersedia dengan harga bersaing!

Dan terakhir, ini dia nih yang paling ditunggu-tunggu para emak bikin emak makin girang. Apalagi kalau bukan THR alias Tunjangan Hari Raya. Okee…menerima THR memang menyenangkan tapi jangan jadi bumerang. Sebaiknya THR juga harus direncanakan atau langsung dialokasikan. Bentuknya macam-macam, bisa langsung diinvestasikan ke emas atau buat bayar hutang. Jangan ditabung, percuma aja karena bakalan diambil juga.

Keempat, cerdas berbelanja; ho..ho..ho sekarang ini urusan belanja juga mesti cerdas. Apalagi semakin menjamurnya onlineshop, harus makin pinter deh.  Mengingat waktu yang terbatas, jadinya Mbak Prita  tidak menjelaskan secara gamblang. Maybe next event kali ya mbaaa…

Poin terakhir yaitu Kelima, Do it Online dari empat poin di atas rasanya poin terakhir ini yang paling jitu deh. Mbak Prita sendiri membagikan pengalaman pribadinya soal belanja online di HappyFresh. Banyak banget hematnya ketimbang belanja di supermarket offline. Soalnya belanja di HappyFresh  nggak harus dalam jumlah banyak bisa nyicil atau pas barang habis. Misalnya nih detergen atau pewangi pakaian habis atau minyak goreng habis bisa langsung beli. Buka aplikasi HappyFresh  di hape pesan sesuai kebutuhan tunggu deh. Nggak sampai satu jam, nggak ngantri di kasir, nggak macet pesanan sudah siap diantar.

Bukan cuma itu aja, kita juga nggak lapar mata dengan membeli barang yang nggak dibutuhkan. Dan terhindar pula dari godaan sale atau promo beli 2 dapet 3 padahal yang dibutuhkan cuma satu. Semua itu bisa dihindari kalau belanja online di HappyFresh, toh semua kebutuhan selama bulan puasa ada ko.

Setelah Mbak Prita selesai dengan pemaparannya, acara masih belum selesai. Ada Mas Putra yang menginfokan tentang lomba menulis blog dengan hadiah menggiurkan. Lalu, Mas Putra juga memperkenalkan Mbak Maria Hermina, Marketing Head  HappyFresh yang akan berbagi cerita sedikit tentang HappyFresh.

Sekilas tentang HappyFresh

Ini bukan kali pertama saya mengenal HappyFresh, bahkan sudah setahun belakangan ini. Bukan cuma itu saya juga pernah beberapa kali belanja di HappyFresh. HappyFresh merupakan layanan grocery atau supermarket online. Cara belanjanya dengan menggunakan aplikasi yang bisa didonlot secara gratis melalui Playstore. Kalau aplikasinya sudah nangkring di smartphone baru deh kita bisa belanja di supermarket yang sudah berafiliasi dengan HappyFresh. Beberapa supermarket yang sudah berafiliasi sebut saja ada Carefour, Lottemart, Ranch Market dan supermarket besar lainnya.

Buat saya pribadi, belanja dengan menggunakan aplikasi HappyFresh menjadi pengalaman tersendiri. Banyak keuntungan yang bisa didapat, salah satunya saya nggak perlu lagi mengantri di kasir. Keuntungan lainnya yaitu saya nggak harus dorong-dorong troli ke sana kemari seperti belanja di supermarket offline. Pokoknya semua itu sudah nggak jaman lagi deh, bikin capek dan buang-buang waktu saja.

Kalau ada yang lebih mudah mengapa harus pilih yang susah sih? Berkat internet sekarang ini semua sudah bisa dilakukan hanya dengan sentuhan jari. Jangan khawatir barang yang dibeli jelek, HappyFresh memiliki tenaga–biasa disebut shopper sangat handal. Para shopper piawai dalam memilih bahan-bahan segar seperti buah, sayur, ikan dan daging. Begitupula dengan masa kadaluarsa barang pesanan.  Semua pelayanan akan mendapat jaminan mutu dan terpercaya.

Mas Putra ( dok. Lisna )

Dalam kesempatan itu pula ada info dari Mbak Maria Hermina  bahwa HappyFresh punya program berbagi yang dimulai dari tanggal 1 Juni sampai 14 Juni 2017. Kegiatan ini tentu saja berkaitan dengan bulan puasa untuk berbagi berkah. Untuk melancarkan program ini, HappyFresh  meluncurkan dua fitur terbarunya, yaitu Ramadhan dan Donasi. Program yang bertagline #ShopItForward ini caranya gampang banget, pertama buka aplikasi HappyFresh. Pilih  kategori, lalu pilih  menu Ramadhan Special. Setelah menu Ramadhan Special pilih sub menu Donation. Kalau sudah langsung pilih produk yang ingin didonasikan. Oh ya, untuk donasi ada batas minimalnya sebesar 50 ribu rupiah.

Masih kata Mbak Maria, produk yang sudah dipilih tidak dikirim ke alamat pelanggan, melainkan dikumpulkan. Setelah terkumpul, nantinya semua produk tersebut akan didonasikan ke Panti Asuhan Al’Khairiyah pada tanggal 17 Juni 2017. Menurut saya sih ini program bagus banget, belanja sambil berbagi berkah. Yuk…ah kita langsung aja belanja dan berbagi berkah di bulan mulia ini. Eits…program ini cuma ada setahun sekali lho, rugi banget kalau sampe nggak ikutan.

Mbak Maria Hermina ( dok. Lisna )

Seru banget ya mak acara hari ini, sebagai penutup acara setelah makan siang para emak blogger foto bersama. Dengan kata lain foto bersama ini menandai berakhirnya acara meet up dengan HappyFresh. Duh, saya dah nggak sabar pengen cepet pulang. Apalagi coba selain mau mempraktekkan ilmu dari Mbak Prita dan langsung belanja di HappyFresh. Makasih buat KEB dan HappyFresh, senang deh bisa kumpul-kumpul sebelum datang bulan puasa. Sampai jumpa emak-emak blogger yang super kereeeennn…!

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Leave a Reply

16 Comments on "5 Tips Jitu Cerdas Belanja di Bulan Ramadhan ala Prita Hapsari Ghozie"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Didik
Guest

Tips bermanfaat bagi emak-emak biar dompet tidak jebol

Ria Bilqis
Guest

Masya Allah menu buka mba Ety banyak bingits hehehe. Jadi malah boros ya bukannya hemat. Untung ketemu mba Prita biar bisa agak direm keborosan ya.

hellofika
Guest

uwoww, banyak pasukan banyak permintaan jg yak.. yg begini nih yg bikin bengkak pengeluaran.

Liswanti
Guest

Cerdas berbelanja penting banget ya mba. Supaya dompet pun aman. Itu seru banget ada tebak harga sembako juga, emak-emak pasti bisa.

Punto Wicaksono
Guest

Rame yah acara emak-emak blogger.. Seru tips nya Hehe, pas sblm puasa ya? Ada makan siang segala😂

Lida
Guest

Bener mbak… mesti pinter2 ngatur keuangan selama puasa. Klo enggak, semua mau dibeli semua mau dimakan. Padahal belum tentu dimakan semua y.

Monica Anggen
Guest

Tips nya bermanfaat banget, Mbak… soalnya banyaknya acara bukber kadang malah bisa bikin dompet jebol

Ahmed Tsar
Guest

Happy Fresh ada donasi? Wuah mantap nilai berkah di bulan puasa

Mugniar
Guest

Mbak Ety, saya alah fokus ke tulisan HappyFresh-nya. Lucu.

Pelajaran penting ini ya buat ibuk-ibuk. Mesti cerdas apalagi apa-apa harganya naik.

wpDiscuz