Alya Sausan, Mengukir Sunyi Dengan Prestasi

 Dalam sunyi menguntai mimpi,
Dalam diam merekam kata,
Dalam bisu membingkai sipu ,
Dalam hening menggigit bising,

alya4

Lewat status seorang sahabat facebook saya mengenal Alya Sausan. Lewat statusnya, dia meminta dukungan vote buat Alya Sausan yang akan berlaga di Indonesia Deaf Talent. Dalam ajang tersebut, Alya Sausan akan mewakili Kota Solo dengan bakat pantomimnya. Acara yang terselenggara melalui audisi itu diadakan di Jakarta pada tanggal 27 November 2015. Sedangkan babak finalnya pada tanggal 28 November 2015. Awalnya saya ingin menemui Alya Sausan pada saat audisi, sayangnya hal itu saya urungkan. Alhamdulillah, Alya Sausan terus melaju ke babak final hingga akhirnya Allah mempertemukan saya pada saat final.

alya8

Sepintas memang tidak ada yang beda dengan Alya Sausan, gadis cilik kelas enam SD ini nampak malu-malu. Saat sang Ayah memintanya berjabat tangan, dia pun mengulurkan tangannya pada saya. Namun, sebagaimana gadis cilik lainnya, Alya Sausan juga bertanya siapa saya. Pertanyaannnya itu tentu saja ditujukan pada sang Ayah. Di sinilah saya jadi tahu tentang kelebihan Alya Sausan, bukan hanya berbakat dalam pantomim saja tapi lebih dari itu. Dari obrolan saya dengan sang Ayah, Alya Sausan kehilangan pendengaran tingkat profound atau Tuna Rungu.

alya5

alya7

Di situlah saya jadi tahu bahwa ajang Indonesia Deaf Talent ini dikhususkan bagi para Tuna Rungu yang memiliki bakat. Dan bakat yang dimiliki oleh Alya Sausan adalah pantomim, bakat ini telah diasahnya sejak kelas tiga Sekolah Dasar. Melalui dua orang pembimbingnya Alya Sausan sangat giat berlatih seminggu sekali. Bahkan menurut salah seorang pembimbingnya Mas Amri, dalam melatih Alya Sausan dia tidak membedakan dengan murid lainnya. Salah satu kesulitan dalam membimbing Alya Sausan yaitu bila dia sedang capek, maklum Alya sudah kelas enam.

Alya1

Pertemuan dua jam itu akhirnya menggoreskan babak baru dalam sejarah hidup saya. Akhirnya saya menemukan sahabat cilik yang penuh dengan kelebihan. DIbandingkan dengan saya, Alya Sausan sangat luar biasa kehebatannya. Saya jadi teringat saat saya seusianya, saya hanya bisa menulis beberapa potong sajak lalu mengirimkannya ke majalah anak-anak kesayangan. Saya belum pernah ke luar kota atau bepergian mengejar prestasi. Sebab itu, kekaguman saya memuncak saat mengetahui kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh Alya Sausan.

alya3

Dalam kesunyiaannya Alya Sausan berhasil mengukir prestasi di Jakarta. Kota yang selalu diimpikannya untuk menorehkan prestasi, begitu cerita sang Ayah. Sebenarnya ini bukan kali pertama Alya Sausan meraih prestasi, sejak duduk di Taman Kanak-kanak, dia sudah berhasil meraih banyak juara. Hanya saja waktu itu masih di dunia seni gambar dan melukis.

alya2

Sebenarnya Alya Sausan adalah gadis cilik yang senang bercerita, namun kelebihannya membuat sedikit terhambat. Saya menyaksikan sendiri, betapa ia ingin selalu bercerita dan bertanya pada pembimbingnya. Rasa kagum saya yang lain pada diri Alya Sausan yaitu tingginya rasa percaya diri. Atas didikan sang Ayah, Alya Sausan diajarkan bagaimana cara mengalahkan rasa rendah diri. Karena rasa percaya diri itu mutlak dimiliki oleh Alya Sausan untuk bisa berdiri di atas panggung. Hal itu ditunjukkan langsung oleh Alya Sausan saat dia perform di atas panggung dengan banyak penonton.

Wah…wah…wah…saya aja belum tentu bisa se pede itu, dan setelah perform selesai, semua penonton termasuk saya, juga dewan juri memberikan standing aplouse. Sungguh menakjubkan ! Excited ! Itulah gambaran jelas pada saat kompetisi tadi siang.

alya6

Waktu semakin beranjak siang, karena saya harus menghadiri undangan sahabat lainnya, maka sayapun pamit. Ada rasa haru membuncah saat saya berpamitan pada Alya Sausan, rasanya persahabatan itu telah berlangsung lama. Saya yang notabene bukan siapa-siapa menyimpan bangga luar biasa, bagaimana dengan kedua orang tuanya ? Sungguh beruntung sekali ke dua orang tuanya memiliki buah hati sehebat Alya Sausan.

Belum juga saya tiba di rumah, smartphone saya berbunyi pertanda ada pesan masuk. Dari Ayahnya Alya Sausan…”Bu Ety, Alhamdulillah…Alya Juara I dan Juara terfavorit dengan 398 vote,”begitu pesannya. Amazing dua gelar juara sekaligus. Sejujurnya saya langsung merinding membacanya, lalu lewat akun media sosial saya, kegembiraan itu saya share. Entah apa yang terjadi pada saya, begitu bangganya saya pada sahabat cilik itu.

alya9

Sahabat yang baru beberapa jam saya kenal dan saya tonton langsung kepiawaiannya di atas panggung. Ah, akhirnya Alya Sausan benar-benar menyuarakan kata-katanya lewat bakat pantomimnya. Serupa dengan bakatnya, Alya Sausan tidak ingin orang lain mendengar kata-katanya tapi dia ingin orang lain tahu bahwa dia mampu menunjukkan bahwa dirinya tak berbeda…

Akhirnya,

One more proud of Alya Sausan, terus kobarkan inspirasi kepada teman-temanmu yang lain. Sukses telah menanti mu di depan !

Leave a Reply

22 Comments on "Alya Sausan, Mengukir Sunyi Dengan Prestasi"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Mega Distiawati
Guest

Luar biasa, saya selalu terharu melihat anak dengan keterbatasan namun mampu berprestasi

Hastira
Guest

wah hebat ya,ortunya yg hebat bisa menaanmkan rasa percaya diri anaknya. Gak semua ortu yg punya anak yang istimewa bisa membangkitkan rasa percaya diri

imelda
Guest

awesome

Rizka
Guest

Aih, selamat buat Alya. Salut buat pak Aji dan Yenni atas didikannya. Kebetulan saya mengenal kedua orang tuanya Mbak. Pak Aji memang orang yg penuh semangat dan suka menyemangati orang lain.

Naqiyyah Syam
Guest

Masya Allah haru banget bacanya.

Farida isnawati
Guest

Melintas kenangan saat ikut mendampingi alya mengasah bakat pantomim. Kegagalan dan keberhasilan. Akhirnya Allah SWT, mengijinkan alya menggenggam jakarta.

tnafisah
Guest
Salam kenal bu eti budiharjo senang kenal dg ibu, alya sausan memang luar biasa hebat menyenangkan mengasyikkan menginspirasi dan kadang menggemaskan kami pun kagum pd nya. Kami mengenal alya sjk kecil jg tau seperti apa bapak, ibunya mendidik membimbingnya….woww sungguh luarbiasa, jk alya kecil nakal spt mengotori lantai ada aturan dr bapak maupun ibunya yit harus dibersihkan sendiri disapu/dipel alya lakukan semampu dia (itu salah satunya) apalg skr alya sdh smakin besar menjelang remaja. Kami menahan tangis haru mrinding ketika ibunya crita proses akan brk ke jakarta….facebook kami sll aktif demi mengharap alya sausan mraih yg terbaik…..Alhamdulillah dan trimakasih bu… Read more »
Mbak Avy
Guest

wow….keduanya luar biasa
sampai nggak bisa komen mbak etty….*terharu

SpesialTips!
Guest

Dulu waktu kecil saya sangat suka dengan pantomim, mimik dan gerakan dalam pantomim kadang membuat saya terkagum2.. Melihat tulisan ini, saya ada sedikit rasa haru, namun ada juga senangnya… dimana masih ada anak muda memiliki bakat yang luar biasa di seni gerak dan mimik tanpa suara…alias pantomim

lulu lateefa
Guest

wow luar biasa sangat menginspirasi alya sausan ^_^

lia lathifa
Guest

salut dan ikut bangga saat baca ulasan ini.. subhanallah ya anak itu bener2 inspiratif

wpDiscuz