Anna Glory Elvira, Pahlawan Keluarga Era Digital

Hari Kamis kemarin tepatnya tanggal 25 Agustus, saya dan beberapa teman blogger berkesempatan hadir dalam sebuah acara. Acara yang diadakan di mall kawasan SCBD ini berlangsung pagi hari. Saya ragu mau datang tapi penasaran juga kalau nggak datang. Bukan apa-apa, maklum sebagai Ibu waktu yang paling repot ya pagi hari. Banyak yang harus disiapkan jika saya punya acara diwaktu pagi. Ditambah lagi dengan kondisi jalan yang tiada jam tanpa macet !

Sebenarnya sejak ada transportasi online, baik itu ojek atau mobil sangat membantu saya bepergian. Tinggal buka aplikasinya di henpon, pesan dan tunggu deh. Tidak butuh waktu lama untuk menunggu kedatangan ojek atau mobil online yang dipesan. Pokoknya jaman internet seperti sekarang ini nggak ada kata lama, semua serba mudah dan cepat. Nggak pake ribet titik.

Seperti pagi kemarin, berhubung waktu acaranya sudah mepet saya pesan ojek online. Perkiraan saya dari rumah -–daerah Pondok Pinang ke SCBD hanya butuh waktu sekitar setengah jam. Tambah setengah jam buat jaga-jaga kalau macet. Seperti yang sudah saya bilang, nggak perlu nunggu waktu lama ojek online pun datang. Dari layar henpon, saya melihat data sang driver, ternyata driver ojek pesanan saya perempuan. Sambil terus menatap layar, tiba-tiba henpon saya berdering tanda ada telepon masuk.

kudo5
Saya menuju kawasan SCBD

 “Halo…Ibu, saya Anna dari ojek online. Alamat lengkap rumah Ibu di mana ya,”terdengar suara lumayan berat.

Lalu saya menyebutkan alamat lengkap rumah. Tidak sampai lima menit, ojek online pesanan  datang. Setelah ngobrol sebentar soal rute perjalanan, saya berangkat menuju  tempat acara.

Perlahan motor mulai meninggalkan komplek rumah, melaju di jalan raya. Semakin jauh dari rumah, jalan raya semakin ramai dan…macet ! Setengah jam perjalanan saya sudah mulai resah jam sudah menunjukkan pukul 8. Padahal jam 8 sudah harus  registrasi. Kesimpulan sementara, saya telat ! Ternyata perkiraan saya meleset, padahal saya sudah menambah waktu setengah jam untuk antisipasi macet. Jakarta oh Jakarta, seberapa pun waktu yang ditambah tetap aja nggak pengaruh.

“Bu…kita nggak bisa belok kanan,”seru Anna.

“Loh…terus kita harus lewat mana,”tanyaku tambah gusar.

“Harus lurus dulu, terus  muter di karet, naik jembatan ke arah kuningan. Dari situ baru muter lagi, lewat Gedung Sampoerna Strategic,”kata Anna lagi.

“Apa…?”teriakku kaget. Nggak ada jalan yang lebih deket ?”

Itu udah yang paling deket Bu,”jawab Anna.

“Ya udahlah apa boleh buat, saya sudah telat,”kataku pasrah.

Anna tahu kegusaran saya karena terpaksa telat datang ke tempat acara. Ini bukan salah Anna, tapi jalanan hari ini macetnya luar biasa. Karena saya tahu betul,  sejak awal saya melihat Anna  jago mengendarai motor. Ia pandai menyelip di antara kendaraan lain, agar bisa lebih cepat dan berada di depan. Begitu pula dengan rambu-rambu lalu lintas dipatuhinya dengan baik. Semua dilakukan Anna demi agar saya tidak terlambat sampai di tempat.

Bukan hal yang mudah untuk membelah kemacetan Jakarta. Butuh teknik-teknik tertentu, apalagi buat seorang perempuan. Sementara saya lihat kiri kanan, depan belakang semua pengendara motor didominasi oleh kaum pria. Jadi, hanya Anna pengendara perempuan di area kemacetan ini. Dan dia adalah driver ojek online yang sedang saya tumpangi.

kudo6
Macet ruarrrrr biasah

Meskipun saya terjebak macet karena harus mencari arah putar balik, saya tidak menyesal. Bertahun-tahun tinggal di Jakarta membuat saya hapal dengan kekurangannya. Daripada harus memikirkan macet, akhirnya saya manfaatkan untuk mengobrol, bahasa tetangga saya ngerumpi. Hihihi…lucu ya, ngerumpi ko di atas motor. Sayalah yang memulai obrolan dengan  bertanya pada Anna. Pertanyaannya juga macam-macam, mulai dari urusan keluarga sampai alasan dia bergabung diojek online. Satu persatu pertanyaan saya dijawab oleh Anna, tanpa malu bahkan sebaliknya. Sekilas penilaian saya terhadap Anna, pribadinya sangat humble dan menyenangkan. Pelayanannya yang ramah menjadi salah satu bukti atas ke-humble-an nya.

Berkenalan Dengan Anna

Nama lengkapnya Anna Glory Elvira. Biasa dipanggil Anna. Dia bukan tetangga saya apalagi teman saya. Perkenalan kami cukup singkat, hanya terhitung jarak Pondok Pinang dan Kawasan Sudirman saja. Tidak lebih dari dua jam perjalanan. Tapi bukan itu persoalannya, saya tertarik dengan profesi dan semangatnya. Emang apa sih profesinya Anna ? Driver ojek online alias tukang ojek ! Ya, saya mengenal Anna ketika ia menjadi driver ojek online yang saya pesan. Dan ketika jalan macet saya dan Anna terlibat pada obrolan mengasyikkan. Ibu dari satu anak balita ini semangat dalam menjalankan profesinya. Meskipun profesinya ini baru seumur jagung, tapi kepiawaiannya dalam berkendara patut diacungi jempol. Saya sih menilainya, laki-laki aja kalah deh !  Cara berkendara Anna jauh beda dengan perempuan lain, note—ibu-ibu. Ia lebih hati-hati dan taat pada rambu-rambu lalu lintas. Anna sangat professional menjalankan profesinya.

kudo4
Identitas Anna di aplikasi ojek online

Bukan hanya itu saja, sejak awal saya melihat Anna tidak merasa canggung apalagi malu. Ia benar-benar menikmati apa yang dikerjakannya. Menurut ceritanya, sehabis mengantar anaknnya sekolah ia langsung menerima order ojek. Hari Minggu ia sengaja meliburkan diri demi membagi waktu buat anaknya.

Ada satu jawaban dari Anna yang membuat hati saya tergelitik. Saat saya tanya kenapa memilih profesi sebagai tukang ojek online. Anna menjawab, buat biaya sekolah anak dan adiknya yang duduk di SMK. Hati saya langsung ‘jleb’ mendengar jawabannya. Sebagai seorang Ibu, saya merasakan betul semangatnya untuk menyekolahkan anak dan adiknya itu. Perjuangan yang sangat luar biasa menurut saya.

kudo8
Anna sedang menerima order

Ah, ternyata Anna benar-benar sosok perempuan tangguh. Pejuang nafkah yang kuat dan tidak mudah rapuh. Anna mampu berjuang di tengah derasnya arus lalu lintas Jakarta, bahkan bersaing di antara pengendara pria. Anna juga bisa menentramkan saya yang sedang gelisah karena harus terlambat. Seandainya saya bisa membantu Anna untuk menambah biaya, saya pasti akan melakukannya. Tapi apa yang bisa saya bantu ? Sambil terus berpikir, tercetus satu ide untuk membantunya. Saya jadi teringat oleh salah seorang teman yang bernama Kudo ! Ya…betul Kudo pasti bisa membantu Anna untuk menambah biaya sekolah buat anak dan adiknya.

kudo3
Saya sempet selfie bareng Anna

Masalah tidak berhenti sampai di situ, saya harus mencari nomor kontaknya Anna. Menghubungi dan memintanya untuk bertemu lalu mengenalkan Kudo. Dan, sebelum saya bertemu dengan Anna, ada baiknya saya kenalkan dulu teman saya yang bernama  Kudo.

Berkenalan Dengan Kudo

Teman saya yang satu ini memang tidak bernyawa, dia merupakan salah satu e-commerce terkenal di Indonesia. Kalau kata tetangga saya semacam warung online, jual apa saja tapi nggak dipajang. Kudo ( Kios Untuk Dagang Online ) memang tidak memajang barang layaknya warung-warung kebanyakan. Barang dagangannya cukup terlihat di layar henpon. Karena saya sudah jadi agennya, maka saya mau ceritain keuntungan jadi agen Kudo. Simak yuk cerita saya sejak jadi agen Kudo…

Sejak awal saya memang nggak ragu jadi agen Kudo, cuma Papieh–panggilan saya ke suami yang masih bingung. Kata Papieh, nggak ada modal dan ruangan untuk majang barang-barangnya. Maklum, Papieh bukan orang yang paham dengan dunia internet kata tetangga saya gaptek. Tapi setelah saya jelasin panjang kali lebar, dia mulai ngerti malahan sekarang ikutan juga jadi agen Kudo.

kudo12
Tuh kaaan Papieh ikutan jadi agen Kudo

Saya jelasin ke Papieh, jadi agen Kudo nggak butuh modal banyak dan nggak perlu ruangan. Soalnya barang-barang yang dijual terpampang di layar hape. Syarat jadi agennya juga gampang banget ko, asal punya KTP dan nomor telepon aktif. Dengan begitu kita bisa jualan di mana dan kapan aja. Nggak pake buka tutup warung yang memakan waktu dan tenaga.

kudo2
Salah satu produk yang dijual Kudo

Saya coba bandingkan dengan warung konvensional milik tetangga. Soalnya saya lihat sendiri, kalau pagi yang buka istrinya, sedangkan malam yang tutup suaminya. Hampir setiap hari begitu saling bergantian. Pemilik warung konvensional nggak bisa leluasa bepergian. Kalaupun harus pergi mereka gantian jaga warung. Mereka nggak pernah punya waktu luang untuk piknik. Boro-boro piknik, silaturahmi aja jarang banget karena mereka sibuk di warung. Wah…ngeliatnya capek dan repot banget deh.

Beda lagi kalau kita jadi agen Kudo, nggak perlu repot-repot buka tutup warung. Barang yang dijual juga banyak macamnya, mulai dari alat elektronik, fesyen, keperluan bayi sampai pulsa. Sedangkan di warung konvensional nggak lengkap. Kudo emang beda dengan kios-kios lainnya. Kalau kios lain cuma menjual satu atau dua macam barang saja, Kudo tidak. Segala kebutuhan dijual di Kudo, untuk penjualan pulsa sendiri hanya butuh kurang dari dua menit pulsa sudah diterima. Sedangkan untuk barang yang membutuhkan pengiriman, tenggang waktunya 2 sampai 5 hari.

Kelebihan Kudo

kudo10a

Kelebihan lain yaitu soal komisi atau keuntungan berupa materi atau uang. Namanya juga jualan ya harus ada untungnya dong. Kudo memberikan keuntungan lebih loh, di samping juga ada macam-macam bonus atau hadiah. Sedangkan bagi saya pribadi, ada keuntungan lain yang nggak bisa diukur dengan materi. Makanya saya gencar mengajak orang-orang sekitar untuk jadi agen Kudo, termasuk Anna, driver ojek online yang baru beberapa jam saya kenal. Semua pasti setuju, siapapun  ingin membantu keluarganya entah untuk biaya sekolah, berobat, makan dan berbagai kesulitan lainnya.

Jika kita tidak bisa membantu dalam bentuk materi, kita masih bisa membantunya dengan memberi jalan. Salah satu yang bisa dilakukan mengajaknya bergabung menjadi agen Kudo. Nah, keuntungan berupa bahagia ini yang tadi saya katakan nggak bisa diukur dengan materi. Bahagia bisa membantu orang lain menjadi pahlawan bagi keluarganya. Anna salah satu dari sekian banyak Pahlawan Keluarga. Siapapun bisa menjadi pahlawan bagi siapa saja terutama bagi keluarga. Yuk…kita ikuti jejak Anna, sang driver ojek online yang masih terus berjuang demi anak dan adiknya agar bisa sekolah, demi keluarganya…

 

kudo9

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz