Acara

Aplikasi Germas PAS, Panduan Cari Rumah Makan Yang Aman & Sehat

Beberapa kali saya pernah mendengar kasus soal keracunan makanan. Kejadian yang paling banyak terjadi adalah ketika makan makanan yang berasal dari hajatan. Bukan dari hajatan saja, tapi juga dari makanan yang sering dimasak secara masal. Masalah keracunan ini jangan dianggap sepele. Keracunan makanan bisa menyebabkan penyakit, mulai dari ringan sampai pada kematian. Penyebab utamanya tentu saja makanan atau air yang sudah terkontaminasi oleh bakteri, virus, parasit atau racun. Meskipun kejadian ini sangat umum, di Indonesia ditemukan lebih dari 2 juta kasus per tahunnya.

Adapun gejala dari orang keracunan adalah kram, mual, muntah dan diare. Kasus keracunan makanan merupakan kasus ringan dan bisa sembuh tanpa pengobatan. Paparan bakteri yang ada di sekitar kita sebagai penyebab utama makanan terkontaminasi. Bakteri tidak pandang bulu terhadap makanan, baik yang ada di rumah maupun siap saji. Akan tetapi data pada tahun 2018 menunjukkan kasus terbesar keracunan berasal dari rumah tangga.

Salah satu penyebab keracunan pada makanan dikarenakan proses memasak yang tidak tepat jadi bisa menyebabkan hasil olah makanan cepat basi. Dari sinilah mulai timbul bakteri. Untuk mengatasi masalah keracunan yang ternyata sudah ketahuan penyebabnya, maka Kementerian Kesehatan membentuk TPP yaitu Tempat Pengolahan Produk makanan yang bersertifikat. Maksudnya adalah agar setiap pengusaha jasa boga atau usaha air minum isi ulang bisa dipantau apakah makanan dan minumannya layak atau tidak untuk dikonsumsi. Sertifikat ini tentu saja tidak didapat dengan cuma-cuma. Untuk mendapatkan sertifikat harus melalui uji sampling yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan. Di mana sebelumnya para pengusaha dengan penuh kesadaran mendaftarkan perusahaannya terlebih dahulu. Kalau sebagian besar masyarakat sudah mengenal sertifikat halal yang dikeluarkan oleh MUI, maka Kemenkes akan mengeluarkan sertifikat layak makan.

Nah, jika para pengusaha sudah berusaha sedemikan rupa untuk menyajikan makanan yang sehat bagaimana dengan masyarakat sendiri? Maksudnya bagaimana agar masyarakat tahu bahwa restoran yang didatanginya layak makan atau tidak? Untuk menjawab hal ini, pada tanggal 17 September 2019 lalu, saya berkesempatan untuk hadir dalam rangka launching sebuah aplikasi bernama #GermasPAS. Hadir dalam kesempatan itu Dirjen Kemenkes dr. Kirana Pritasari memberikan pemaparan pentingnya masyarakat mengetahui restaurant yang menyajikan makanan aman dan sehat. Dan untuk memudahkan mencarinya, maka Kemenkes meluncurkan sebuah aplikasi bernama #GermasPAS. PAS itu sendiri kependekan dari Pangan Aman dan Sehat. Untuk lebih jelasnya saya ajak teman-teman menelusuri aplikasi #GermasPAS ini. Sebelumnya yuk kita install aplikasinya dulu. Sayangnya aplikasi ini baru tersedia di gawai android saja, sedangkan untuk ios belum ada.

Bedah Aplikasi GermasPAS

📍 Setelah diinstall buka aplikasinya, kita akan sampai pada halaman muka atau beranda. Di halaman ini ditampilkan dua logo yaitu logo Kementrian kesehatan dan logo aplikasi. Lalu, ada info tentang aplikasi yang berbunyi ” Aplikasi ini menyediakan informasi Tempat Pengolahan Pangan ( TPP ). TPP yang dimaksud tentu saja berupa rumah makan, restoran, katering/jasa boga dan depot air minum yang telah mendapatkan laik Hygienies sanitasi dan Pemerintah Daerah. Selain itu ditampilkan pula tempat makan yang terdekat dengan user atau pengguna.

📍 Kalau kita lihat pada menu utama terdapat beberapa sub menu pilihan, di antaranya yaitu : Kategori, yang memiliki 3 item pilihan : depot air minum, jasa boga dan rumah makan atau restaurant. Peta lokasi, peta lokasi ini menunjukkan tempat-tempat yang sudah terdaftar dan mendapat sertifikat. Sayang sekali tempat di mana saya tinggal yaitu Jakarta Selatan masih belum ada yang bersertifikat. Waduh, gimana ini? Apakah itu berarti tempat makan di sekitar tempat saya tinggal belum menjamin aman dan sehat? Pencarian TPM terdekat, menu inilah yang akan diperkenalkan kepada masyarakat untuk mencari tempat makan yang aman dan sehat dengan bukti sertifikat.

Nah, gimana gampang kan cara menggunakan aplikasi GermasPAS. Adapun tujuan dari diluncurkannya aplikasi ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat makin terjamin keamanan dan kesehatannya jika mengkonsumsi makanan di luar rumah. Agar kejadian keracunan yang sering terjadi tidak terulang lagi.

Simple dan konsisten

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of