Berburu Bahan dan Kain di Pasar Mayestik

Sebagian besar masyarakat yang tinggal di Jakarta, tentunya sudah banyak yang tahu Pasar Mayestik. Sejak puluhan tahun Pasar Mayestik sudah menjadi primadona bagi ibu-ibu kalangan menengah ke atas. Sejak selesai renovasi tiga tahun silam, Pasar Mayestik kini semakin digemari dan ramai oleh pengunjung.

Bahkan pengunjung yang datang bukan hanya dari Jakarta saja, akan tetapi banyak juga yang berasal dari luar kota.

Saya yang kebetulan tinggal di wilayah Kebayoran Lama, hanya memerlukan waktu kurang dari satu jam untuk pergi ke Pasar Mayestik ini. Saya benar-benar merekomendasikan Pasar Mayestik kepada setiap orang termasuk famili. Pokoknya asal ada sanak sodara yang datang ke rumah, saya selalu mengajak mereka ke Pasar Mayestik.

Entah untuk jajan, belanja atau sekedar melihat-lihat sekiranya ada produk atau model terbaru. Apalagi jika ada teman atau kerabat yang hendak menikah. Saya langsung merekomendasikan untuk mencari segala sesuatunya di Pasar Mayestik ini terutama bahan atau kain.

Biasanya kalau mau menikah banyak kebutuhan yang harus dibeli. Salah satu contohnya aja kebutuhan bahan atau kain. Bahan untuk seragam keluarga dan panitia yang membantu harus dibuat sama. Di Pasar Mayestik jangan kuatir deh nggak kebagian stok.

Toko bahan di Pasar Mayestik berada di bagian belakang gedung utama. Lokasinya bukan di dalam gedung utama pasar ya. Dari pintu masuk utama, bisa ambil ke kiri atau ke sebelah kanan. Pas di bagian belakang kita akan menemui jejeran toko bahan. Sebagian besar toko bahan dimiliki oleh pedagang keturunan India. Makanya kalau mau cari bahan sari India juga banyak di sini. Begitupula dengan bahan untuk kebaya pengantin yang biasa dikenal dengan brokat. Pasar Mayestik menyediakan aneka jenis-jenis brokat, dengan variasi harga.

Oh ya, bukan bahan brokat dan sari India aja loh yang ada di Pasar Mayestik. Hampir semua jenis bahan untuk segala model baju tersedia. Begitupula dengan bahan  fashion muslim seperti, abaya, gamis, jilbab dan kerudung. Saya sendiri paling suka berburu bahan  gamis di Pasar Mayestik. Kenapa ko saya cuma cari bahan gamis? Kenapa nggak sekalian cari bahan jilbabnya?

Yup, saya memang lebih suka bikin sendiri gamis alasannya cuma soal ukuran. Maklum, setelah bolak balik cari ke toko offline maupun online, ternyata susah banget cari ukuran jumbo. Jadinya saya putuskan untuk menjahit gamis sendiri. Eh, sendiri di sini maksudnya bukan saya yang jahit loh tapi ke tukang jahit.

Beda dengan jilbab, kalau jilbab saya emang sering beli. Alasannya, harga jilbab beli sama bikin sendiri lebih murah beli. Kalau bikin sendiri mahal diongkos jahit, ditambah lagi dengan harga bahannya. Lagian, banyak ko toko-toko yang menjual jilbab offline dan online. Salah satunya @arunacreative yang sekarang sedang meluncurkan produk-produk terbarunya.

Sebelum puasa kemarin saya cobain produk dari @arunacreative, dan…saya suka! Sebelum beli saya kepoin dulu IG nya, modelnya simple pas banget sama selera saya.

Nah, kalau bahan untuk jilbab saya suka yang bahannya adem. Selain bahannya  adem, modelnya juga simple, nggak aneh-aneh gitu. Contohnya nih, saya nggak suka model jilbab yang banyak aksesoriesnya. Toh…sekarang ini banyak dijual aksesories jilbab atau kerudung. Jadi kalau kita mau menambahkan aksessories, gampang aja tinggal beli deh. Malahan model dan jenis akssesoriesnya juga banyak, kita bisa memilih yang sesuai dengan jilbab.

Waktu saya kepoin IG nya @arunacreative saya langsung suka liat-liat modelnya. Dalam hati saya bilang,”Wah…ini ko jilbabnya simple banget.” Setelah jilbabnya sampe ke tangan saya, dicobain deh dengan sedikit modifikasi daleman jilbab. Trs, kebetulan saya tambahkan bros mutiara cokelat yang senada dengan warna jilbab. Selanjutnya, bisa ditebak deh…apalagi kalau bukan poto-poto. Lalu, posting di instagram pribadi. Mau liat hasilnya, taraaaaa….

Saya sreg banget  dengan produk dari @arunacreative ini. Pemilihan bahannya siffon premium, jadi nggak keliatan mewah banget atau ‘ndeso’ banget. Hihihi…iseng aja pake kata ‘ndeso’ kan lagi viral. Seperti sifatnya, bahan jenis siffon ini lembut dan ringan, cocok banget buat orang bertubuh besar kek saya.

Tapi menurut saya sih, produk @arunacreative ini cocoklah buat para muslimah tua maupun muda. Kalau gitu silakan yang mau berburu bahan cuzz aja ke Pasar Mayestik. Kalau mau beli jilbab yaaa….ke @arunacreative dooong…

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Leave a Reply

14 Comments on "Berburu Bahan dan Kain di Pasar Mayestik"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Tuty Queen
Guest

Waah aku sering lewat sini mbak tapi belum pernah masuk, ntar pengen juga cari kain disini

Fadhli
Guest

lumayan nih, buat stock di jual lagi

Tegar Abdi
Guest

kalo aku sihh belum pernah mbak kesana, karena memang aku bukan berdomisili di Jakarta, palingan aku ke tanah abang nemenin ibu belanja

Monica Anggen
Guest

Klo saya ke pasar Mayestik selain beli kain juga beli peralatan dan bahan kerajinan tangan, kak. Beli kain flanel, monte2, yah semacam itulah. Suka berlama2 di sana soalnya banyak brg2 unik dan lucu2 jg. Tahan tu di sana dari pagi sampe sore…

Setiaw
Guest

Menarik, perlu dicoba…

jendelaeva
Guest

khusus kain ya, itu dari segi harga gimana mba? kayanya recomended nih buat didatengin. Saya jarang jalan ke daerah jaksel si jadi baru tau pasar mayestik.

pedro
Guest

Kalo aku ke sini aku beli banyak kain lah

wpDiscuz