• Uncategorized

    Administrasi Hukum Umum Bagi WNI, Pentingkah?

    Bulan Agustus 2016 lalu, masyarakat sempet dikejutkan oleh kasus Gloria Natapradja Hamel. Pasalnya gadis blasteran Prancis- Indonesia itu gugur bertugas menjadi salah satu pasukan pengibar bendera pada HUT RI ke 71. Adapun masalahnya adalah lantaran Gloria memiliki ayah berkebangsaan Perancis. Dengan begitu otomatis kewarganegaraan Gloria sebagai WNA dan bukan WNI. Hal itu dibuktikan dengan paspor Perancis yang dimiliki Gloria. Bukankah salah satu syarat untuk menjadi Paskibraka itu harus berkebangsaan WNI? Sebenarnya selain Gloria, masih ada beberapa kasus serupa. Sebut saja ada atlet-atlet asing yang mengabdi di tanah Nusantara, kemudian  memilih untuk naturalisasi menjadi WNI. Misalnya paling gress, kisah Otavio Dutra pesepakbola Persebaya yang berdarah Brazil. Masih ada lagi isu kewarganegaraan,…

  • Uncategorized

    Hafiza Elvira Nofitariani, Perjuangan Mengangkat Derajat Kaum Kusta

    Perjalanan hari kemarin cukup lancar, bus yang saya tumpangi juga tidak nampak sesak. Pukul 8 lewat 40 menit saya sudah sampai di tempat tujuan, lebih cepat dari waktu yang dijanjikan. Hari ini saya memang ingin bertemu dengan seorang perempuan pejuang tangguh. Tempat yang dijadikan untuk bertemu masih terlihat sepi, hanya ada beberapa sepeda terparkir di sana. Saya mengira tadinya tempat untuk bertemu itu adalah sebuah rumah makan mewah atau café berhawa sejuk. Tapi dugaan saya meleset, untuk mencapai tempat tersebut saja cukup sulit dan jauh. Beruntung saya bertemu seorang petugas keamanan yang mau mengantar sampai ke tempat tujuan. Jika berjalan kaki mungkin bisa ditempuh sekitar 30 menit, tapi bisa lebih…

  • Uncategorized

    Berani Lebih Menerima Kenyataan

    Lima tahun yang lalu, suami berkeinginan untuk melakukan operasi Tulang Belakang, namun saya tidak mengijinkannya. Alasannya mental saya belum siap jika terjadi sesuatu yang buruk pada dirinya. Pendek kata saya belum siap untuk kehilangan, maklum saat itu kami juga baru saja menikah. Akan tetapi makin lama, rasa sakit pada bagian punggung sampai kaki semakin parah. Bahkan dua tahun belakangan ini suami harus menggunakan kursi roda dan tongkat penyangga. Sebenarnya sakit yang diderita oleh suami memang tidak bisa disembuhkan oleh obat-obatan biasa. Satu-satunya pengobatan memang dengan jalan harus dioperasi, begitulah saran dari dokter bedah tulang.

  • Uncategorized

    Berani Lebih Melihat Kebaikan

     “Beli sayur apa bu ?”tanya suami, sesaat sepulang aku belanja. “Sayur asem,”jawabku singkat. “Ko jawabnya kesel gitu ?”tanya suami lagi. “Gimana nggak kesel, saya kan dah milih ikan asin, eeee..malah diambil sama Nek Omah,”kataku menahan marah. “Kemaren ada yang buang kulit duren di tempat sampah kita, sekarang rebutan ikan asin,”cerocosku lagi. “Punya tetangga ko pada bikin kesel ya.” “Sudahlah bu, Nek Omah itu kan hidup sendiri. Seharusnya Ibu beliin dia ikan asin itu, bukannya malah rebutan.” Lanjut suami menenangkan.

  • Uncategorized

    Operasi di Usia Lanjut, Mengapa Tidak ?

    Setelah melalui pertimbangan yang matang akhirnya saya menyetujui operasi papieh – panggilan saya ke suami. Jujur, sebenarnya saya sangat berat meluluskan keinginan papieh untuk operasi. Hal ini dikarenakan usia papieh yang sudah lanjut, ditambah lagi dengan asma papieh yang menahun. Faktor resiko yang akan terjadi pun semakin besar terutama papieh sudah berusia lanjut. Namun melihat semangat papieh yang berapi-api rasa was-was itupun sedikit sirna, demikian pula dengan dokter yang akan mengoperasi papieh. Dokter Norman, spesialis bedah tulang di Rumah Sakit Pusat Pertamina adalah dokter yang siap mengeksekusi papieh. Melihat sepintas, sepertinya dokter juga meragukan kondisi dan usia papieh. Akhirnya dokter Norman merekomendasikan papieh untuk melakukan pemeriksaan atau cek segala sesuatunya.…

  • Uncategorized

    Selfie Meringankan Saya Dalam Lara

    Pertengahan bulan Januari 2015 lalu, papieh – panggilan saya ke suami harus menjalani operasi Tulang Belakang ( HNP ). Sebenarnya saya berat sekali mengijinkan papieh untuk melakukan operasi itu, mengingat banyak faktor yang menghalanginya. Selain usia papieh yang sudah lanjut ditambah lagi dengan penyakit asma menahunnya. Tapi saya juga tidak tega melihat papieh setiap malam selalu merasa kesakitan dimulai dari pangkal paha sampai ke ujung kaki. Akhirnya dengan berat hati saya mengijinkan papieh untuk melakukan operasi dengan setumpuk harapan dan segunung keikhlasan. Saya sadar bahwa ini hanya ungkapan kata-kata penguat hati saja.