Acara

Film Koki-koki Cilik 2 Serentak Tayang 27 Juni 2019

Horeee….musim libur sekolah tiba juga. Anak-anak riang gembira tapi tidak dengan orang tua. Orang tua malah tambah meriang alias panas dingin. Kira-kira begitulah yang saya rasakan pada liburan sekolah tahun ini. Bagaimana tidak meriang, karena kami baru saja merayakan libur lebaran ke Jogyakarta. Eh…sekarang dah mau liburan lagi.  Dan orang yang paling meriang tentu saja Ibu. Bukankah anak-anak selalu bersama Ibu di rumah? Mau tidak mau sebagai Ibu saya harus kreatif dan putar otak untuk menciptakan liburan. Liburan yang diciptakan tentu saja harus murah tapi bisa menghibur. Sebelum kepala beneran jadi pusing, saya coba googling  nyari ide kreatif buat mengisi liburan. Hasil dari Googling saya malah menemukan info menarik. Info menarik ini tentu saja bisa mengisi liburan lebih bergizi. Hmmm…penasaran kan infonya apa?

Info itu datang dari sebuah komunitas bernama Indonesia Sosial Blogpreuneur kemudian disingkat ISB. Komunitas tersebut mengajak para blogger untuk menghadiri gala premier pemutaran Film Koki-koki Cilik 2.

Gala premier akan digelar di Cinema XXI Kota Kasablanka Jakarta Selatan. Acara pemutaran film perdana tersebut dihadiri oleh para pemain dan  ada talk shownya juga. Wah…membaca info tersebut saya merasa seperti pucuk dicinta ulam pun tiba. Saya langsung mendaftar dan beberapa hari kemudian dapat email sebagai tanda saya terpilih. Tanpa pikir-pikir lagi langsung dong saya konfirmasi kedatangan.

Saya memiliki alasan yang kuat untuk datang ke acara itu. Secara nggak langsung saya bisa tahu itu film tentang apa. Emang sih kalau diliat dari judulnya film Koki-koki Cilik 2 ini pas ditonton oleh anak-anak. Pukul 3 sore acara nonton bareng dimulai. Bioskop yang tadinya sepi mendadak ramai oleh para penonton yang terdiri dari blogger dan awak media. Film yang dibintangi oleh Christian Sugiono dan Agus Ringo itu memang sarat dengan nilai-nilai persahabatan. Persahabatan oleh anak-anak maupun antar orang tua . Para pemain ciliknya sangat piawai dalam berperan. Mereka bintang televisi yang sering bermain dalam sinetron atau drama. Tapi akting mereka dalam layar lebar patut diacungi jempol. Saya sangat excite banget lihat perannya Alifa Lubis, centil dan bikin gemes.

Film ini merupakan gambaran keluarga Indonesia banget. Di mana ego orang tua mengalahkan segalanya, termasuk menghempaskan cita-cita buah hati. Anak yang belum mengerti atau bahkan tidak mengerti konflik masa lalu harus menanggung akibatnya.

Tapi, tentu saja semua persoalan bisa diselesaikan dengan kekeluargaan. Masa lalu memang tidak akan bisa dicoret dari lembar kehidupan tapi bisa diperbaiki di masa depan. Dalam hal ini orang tua memang harus menepiskan ego demi cita-cita sang anak. Cerita Film Koki-koki Cilik 2 ini mengalir natural, perselisihan antar anak-anak juga tidak menjurus pada kekerasan. Banyak canda dan tawa yang memang sudah menjadi bagian kehidupan masa kanak-kanak. 

Di sisi lain, orang tua juga bisa belajar dari anak-anak yang berani meminta maaf jika itu memang salah. Begitupula soal semangat, orang tua harus mau menerima semangat dari anak-anak yang terkadang rapuh. Jangan mentang-mentang sebagai orang tua lantas kita tidak merasa rapuh. Semua pasti ada saatnya ketika kita sebagai orang tua harus jatuh dan terpuruk. Nah, adegan demi adegan inilah yang menyusup dalam kalbu saya. Sebagai seorang Ibu rasanya film ini memang harus ditonton oleh anak-anak saya dan seluruh anak-anak di Indonesia.

Akhirnya saya nggak bingung dan nggak meriang lagi mengisi liburan dengan dompet tipis.  Persoalan belum selesai, karena bioskopnya berada di mall maka pikiran lain pun muncul. Apalagi coba kalau bukan soal makan dan printilannya. Oke…fiks kita googling lagi kali ini berburu restaurant diskon atau voucher serba irit. Hahaha…tetep ya pikiran emak-emak mah gitu. Cari yang irit!

Selamat menonton yaaa, jadikan film Indonesia lebih baik lagi dengan menontonnya. Buat anak-anak yang menonton duduk yang sopan ya Nak! 

Simple dan konsisten

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of