Jalan-jalan

Ini Alasan Saya Harus Naik Kereta Api ke Solo

Dua hari setelah 40 hari kepergian Papieh, saya memutuskan untuk pergi ke Solo. Kepergian saya untuk menghadiri acara tahunan keluarga besar Papieh. Acara tradisi yang sudah puluhan tahun diadakan itu bernama ‘nyadran’ atau ‘ruwahan’. Acara ini selalu diadakan menjelang datangnya bulan puasa. Acara ruwahan menjadi ajang berkumpulnya seluruh famili yang tersebar di berbagai kota termasuk yang tinggal di Solo.

Tiga tahun lalu, saya datang bersama Papieh dengan menggunakan mobil. Perjalanan Jakarta – Solo yang seharusnya ditempuh sekitar 9 – 10 jam jadi lebih lama. Itu karena kami berhenti di beberapa kota untuk makan atau melepas lelah. Kasian kan supirnya kalau harus nyetir terus menerus. Jadi, kepergian saya ke Solo untuk acara ruwahan bukan pertama kalinya.

Tapi sekarang saya sedikit bingung mau naik apa ke Solo dan apa aja yang harus saya lakukan. Ah, sudahlah jalani saja toh semua akan ada jalannya. 

( Maaf ya teman-teman saya masih keingetan Papieh terus, karena ini adalah bulan ke tiga tanpa beliau .  Saya masih berat kalau mau nulis sesuatu yang berkaitan dengan Papieh. )

Waktu dua hari cukup buat saya untuk memutuskan mau naik transportasi apa. Karena acaranya hari Sabtu, jadi masih punya waktu seminggu buat hunting tiket. Beberapa famili mengajak saya untuk naik pesawat. Katanya cepet dan nggak capek selama di perjalanan. Cuma ko jadi nggak bisa menikmati perjalanan yak, begitu pikirku. Terus saya coba cari tiket bus, banyak juga sih bus-bus bagus yang sedang memberikan promo. Apalagi pas banget bulan April, sebagai bulannya Kartini. Hanya saja, bus-bus ini jalannya malam. Padahal Papieh pernah pesan agar menghindari perjalanan malam hari. Takutnya kalau ada apa-apa susah minta tolong. Nasehat Papieh ini akan saya ingat dan tentu saja dijalani. Demi keamanan dan kenyamanan diri sendiri.

Mendung Jakarta

Dua alat transportasi sudah saya coret tanda silang, artinya saya nggak pergi dengan pesawat atau bus. Sempet sih kepikiran mau naik mobil aja, tapi nyari supirnya susah. Jangankan mau ke Solo, mau minta anter sekitar Jakarta aja susah.

Masih ada satu pilihan lagi yaitu kereta api. Aha…! Kayaknya kereta api akan jadi pilihan terakhir sebagai alat trasnportasi ke Solo. Segera  saya cari tiket di website resmi PT.KAI. Toh setelah saya buka di website online harganya sama aja ko. Cari, pilih tanggal, pilih kursi dan bayar. Yup,  Tiket Kereta Api sudah di tangan, tinggal diprint aja pas hari keberangkatan.

Oh ya, keputusan saya naik kereta api ke Solo bukan tanpa alasan lho. Mau tau kan, alasan saya memilih kereta api?

Pilihan Jadwal Keberangkatan

Seperti yang sudah saya bilang di atas, saya inget pesan Papieh supaya jangan pergi malam hari. Ternyata kereta api punya banyak jadwal keberangkatan lho. Ada pagi, siang, sore, malam dan bahkan tengah malam. Saya memilih berangkat pagi dengan lama perjalanan 8 jam. Jadi saya bisa sampe Solo sebelum Maghrib.

Pemandangan Alam

Tahu dong, jalur kereta api itu berada di pinggir jalan jadi saya bisa menikmati pemandangan alam di sepanjang jalan. Pemandangan alam ini jarang banget saya lihat bahkan belum tentu sebulan sekali. Selain pemandangan alam, saya juga bisa baca buku atau ngeshare kejadian-kejadian selama perjalanan.

Memandangi alam

Aman dan Nyaman

Alasan lain yaitu aman dan nyaman, kereta api zaman now itu beda banget sama zaman jadul. Kereta api nya bersih, aman dan nyaman. Aman karena petugas kereta api sering keliling di gerbong. Nyaman karena pendingin ruangannya bekerja dengan baik. Terus tempat duduknya juga cukuplah buat penumpang bertubuh besar, seperti akuuh. *lirikbody

 

Tepat Waktu

Bukan cuma jadwal keberangkatannya aja yang banyak, kedatangan dan keberangkatan juga tepat waktu. Kemarin aja, setengah jam sebelum berangkat keretanya sudah ada artinya penumpang punya waktu tunggu cukup lama. Lalu, pas jam berangkat kereta juga langsung berangkat nggak nunggu penumpang yang datang telat. Telat sedikit langsung ditinggal deh.

Nah, itu beberapa alasan kenapa saya akhirnya memilih kereta api waktu mau ke Solo. Dan, di zaman modern sekarang semuanya kan online jadi nggak ribet atau susah deh. Check-in waktu mau ngeprint tiket juga gampang, nggak pake lama apalagi ngantri.

Porter yg baik hati bantuin ngeprint tiket

Akhirnya setelah beberapa puluh tahun nggak naik kereta api, kemarin kesampaian juga. Sejatinya perjalanan ini bisa kunikmati lebih indah tapi justru sebaliknya. Ya, saya sedih harus melakukan perjalanan ini sendiri tanpa Papieh. Terlebih lagi saya kan mengunjungi kampung halamannya dan bertemu dengan sanak keluarganya. 

Ah…sudahlah sedih lagi deh…

Narsis di gerbong Eksekutif 3

Cuz ah yang mau naik kereta api, gampang ko beli Tiket Kereta Apinya, atau langsung aja ke website PT. KAI.

Simple dan konsisten

2
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
etybudiharjodeddyhuang.com Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
deddyhuang.com
Guest

kemarin aku ke solo juga pake kereta. enakkkk dan nyaman.