Mahakarya Community, Bukan Sekedar Komunitas Biasa

Setelah hampir empat tahun terjun ke  dunia medsos, komunitas menjadi sebuah wadah yang penting untuk dimiliki. Karena dari situlah kita bisa menghimpun kesatuan ide dan pemikiran yang sama. Dan saat ini, para pengguna medsos dihadapakan pada banyaknya komunitas dengan beragam ide. Bukan hanya itu saja, peluncuran komunitas baru juga mengalami pergeseran lebih maju. Saya yang kerap diundang dalam acara peluncuran sebuah komunitas baru menilai, bahwa sekarang ini peluncuran komunitas layak disandingkan dengan peluncuran sebuah brand. Mereka mengundang banyak pihak, seperti media online, media mainstream bahkan mengadopsi beberapa sponsor. Tidak lain dan tidak bukan semua ini diindikasikan agar khalayak luas mengenal dan mengetahui misi visi komunitas tersebut.

Bicara tentang komunitas memang tidak akan ada habisnya, beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 13 Februari 2016, saya berkesempatan untuk menghadiri acara launching komunitas baru. Acara yang digelar di The Kuningan Place Jakarta itu benar-benar menampakkan kemewahannya. Mahakarya Community, dugaan saya dari namanya saja sarat akan perjuangan untuk membangun negri. Ternyata dugaan saya tersebut benar adanya. Kebenaran tersebut tersirat dari tema launching perdananya yaitu “Memanggil Cinta Untuk Negri”.

mahakarya4

Terus terang saya sedikit takjub membaca tema yang diangkat saat launching Mahakarya Community. Pasalnya mudah saja, bukankah tanggal 13 Februari bertepatan dengan perayaan anak muda ( maaf karena saya sudah tidak muda lagi ). Perayaan yang biasanya identik dengan galau end alay, bertabur coklat dan roses ? Tapi ternyata Mahakarya Community, dengan elegannya mematahkan tentang kealay-an itu semua dengan tema penuh semangat. Tema yang mengubah paradigma kebanyakan anak muda untuk lebih mencintai negrinya, Indonesia.

mahakarya3
Saya bersama Tim Medsos Mahakarya Community

Yup, sebenarnya bangsa ini memang tidak akan pernah kehabisan  cinta. Tapi terkadang ada waktunya cinta itu benar-benar lenyap saat paradigma berubah. Karenanya memang harus ada yang mengingatkan, bukan sekedar mengingatkan saja tapi harus direalisasikan dalam bentuk perbuatan dan tindakan. Dalam kegetiran itulah Mahakarya Community  hadir untuk menampung segala jenis aspirasi baik berupa ide, gagasan ataupun kerja nyata dari semua anak bangsa di seluruh Indonesia. Mengembalikan hakikat berbangsa satu, berbahasa satu dan bertanah air satu yaitu Indonesia.

Gemuruh seperti itu ternyata sudah terlalu lama lenyap, entah menguap ke arah mana. Yang jelas saya banyak merasakan getaran baru saat menghadiri launching Mahakarya Community. Getaran yang selama ini hilang, apalagi saat saya mendengar talkshow utama. Dalam talkshow utamanya saja, Mahakarya Community  menghadirkan sosok muda inspiratif. Oh bukan, bukan muda tapi belia kata yang tepat untuk menggambarkan seorang Faye Simanjuntak. Sekalipun sudah banyak orang yang mengetahui aktivitas Faye Simanjuntak, namun akan beda rasanya jika mendengarkan langsung dari sang inspirator. Kehadiran Faye menambah inspirasi bagi semua tamu undangan, yang mayoritas warga Tionghoa. Bukan hanya anak muda tapi juga pendidik dan orang tua tentunya.

faye dan keluarga
Faye dan keluarga

Acara demi acara terbingkai dengan apik, termasuk saya juga ambil bagian dalam pementasan ini. Dari semua acara ada satu catatan besar yang disampaikan oleh Ibu Evelyn Nadeak, bahwa sebagai orang tua pembijak kita harus menyediakan bahu untuk bersandar bagi anak bangsa. Mari kita dorong anak bangsa untuk berkarya, mencipta dan berinovasi. Dalam dekade ini sulit rasanya mensejajarkan Bangsa Indonesia masih menjadi Negara ke tiga. Bukan kita tidak mampu, bukan tidak punya hanya saja masih banyak mahakarya – mahakarya yang belum muncul. Inilah tugas utama kita di sini, Faye Simanjuntak sudah membuktikan, bahwa “You All Can !”.

mahakarya2
Cie…cie…cie…perform nih yee *baca puisi

Sebab inilah Mahakarya Community  hadir untuk membidani setiap mahakarya yang akan lahir. Siapapun pasti akan bisa menggali ide menjadi apapun agar tercipta mahakarya. Kita bukan cuma pantas tapi sudah sangat layak menjadi Negara terdepan. Demikian pompaan semangat yang digaungkan oleh Ibu Evelyn Nadeak dan disambut dengan tepukan tangan serta suara gemuruh. Pertanda bahwa Mahakarya Community  dan segenap undangan mengapresiasi penuturan beliau.

Acara launching nan gegap gempita itu ditutup dengan lagu mars Mahakarya Community  berjudul “Mahakarya” yang diciptakan oleh para penggagas Mahakarya Community. Apa yang telah disuguhkan oleh Mahakarya Community  dalam launchingnya sungguh menjadi panutan tak terkira. Di saat masih ada beberapa gelintir anak bangsa terlena dan mencari cinta kekinian, Mahakarya Community  menyuguhkannya dalam kemasan beda. Sarat kecintaan pada bangsa dan negri tercinta, Indonesia. Kedepannya harapan semua pihak tentunya agar Mahakarya Community  benar-benar menjadi jembatan untuk lahirnya mahakarya dari anak bangsa. Semoga Mahakarya Community  terus bergegas menelurkan maha karya yang memang sangat dibutuhkan oleh negri ini.

mahakarya1
Saya bersama penggagas Mahakarya Community

 

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz