Pegadaian Emas, Tempat Solusi Yang Tepat

Beberapa tahun lalu, setiap kali mendengar kata “Pegadaian” saya selalu mengernyitkan dahi. Sontak saja yang terlintas dalam pikiran saya adalah orang kepepet. Dicap begitu karena mereka yang berurusan dengan Pegadaian pasti sedang butuh duit. Dan solusi untuk mendapatkan duit adalah dengan menggadaikan barang yang mereka miliki. Setahu saya selain emas, barang yang bisa digadaikan bisa berupa peralatan elektronik, gadget, kendaraan bermotor dan  barang berharga lainnya. Malahan nih kalau tidak salah, dulu kala Pegadaian juga menerima jarik–kain batik tulis untuk digadaikan. Jadi tidak salah jika Pegadaian identik dengan kemiskinan dan hanya untuk masyarakat menengah ke bawah saja.

Seiring perkembangan jaman, Pegadaian mulai bebenah diri untuk menghapus image tersebut. Mulai dari menata manajemen sampai melahirkan produk-produk baru. Saat ini Pegadaian telah menjadi solusi keuangan bagi masyarakat yang memerlukan dan dengan cara cepat serta aman. Begitu pula bagi pengusaha mikro dan menengah, mereka dapat membiayai usahanya. Produk lainnya adalah investasi, masyarakat dapat berinvestasi/menabung dalam bentuk emas serta berbagai kemudahan lainnya.

Lihat saja, kantornya dengan nuansa hijau tua dan sedikit hijau pupus, membuat mata jadi melek. Hijau simbol uang atau emas atau barang berharga. Di situlah Pegadaian sudah mulai menunjukkan keberadaannya. Dan sampai saat ini, saya sering menjumpai kantor operasional Pegadaian bertengger di mall-mall. Jauh berbeda dengan dulu kala, yang selalu nyempil bahkan cenderung tersembunyi. Saat inipun Pegadaian siap bersaing dengan lembaga keuangan lainnya. Sebagai perusahaan BUMN Pegadaian ikut membantu program pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat golongan menengah ke bawah melalui beberapa program yaitu : gadai, mikro, emas dan aneka pembayaran. Sampai saat ini Pegadaian sudah memiliki 4.600 lebih kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Sedikit banyak Pegadaian juga sudah merambah ke dunia online, misalnya saja nasabah bisa menyetorkan biaya ke antar cabang.

Melihat perubahan yang drastis pada Pegadaian, hati saya kepincut juga untuk menjajal produknya.  Selain itu, saya mencoba untuk mengubah mindset lama tentang Pegadaian. Setelah saya pikir-pikir, emang nggak ada yang salah dengan Pegadaian justru bagi saya sangat menguntungkan. Mengapa ? Berikut pengalaman saya selama menjadi nasabahnya.

Asal Muasal Kenal Pegadaian

Sewaktu menikah saya menerima mahar berupa Logam Mulia ( LM ) seberat sekian gram. Karena mahar tersebut dalam bentuk LM, bukan perhiasan jadi mahar tersebut harus disimpan. Setelah menikah, kami memutuskan tidak tinggal dengan orang tua. Kami mengontrak rumah sederhana, karena toh yang tinggal hanya kami berdua. Nah, pada saat ngontrak rumah saya merasa bingung di mana menyimpan emas tersebut. Maklum, lingkungan di rumah kontrakan kami tidak aman dekat dengan pasar dan jalan raya. Sambil terus berpikir, akhirnya suami menyarankan untuk menyimpannya di bank dengan menyewa Safe Deposit Box ( SDB ).

Keesokan harinya saya mendatangi bank untuk menyewa safe deposit box. Saya cukup kaget juga setelah tahu harga sewa safe deposit box, dan akhirnya saya batalin aja.  Lewat informasi seorang teman, katanya Pegadaian juga menyediakan layanan safe deposit box. Tanpa menunggu lama saya mendatangi kantor Pegadaian sekitar tempat tinggal saya. Benar saja, biaya SDB di Pegadaian jauh lebih murah ketimbang di bank.

Setelah bolak balik tiap bulan membayar sewa SDB, lama kelamaan saya dikenal dengan karyawan Pegadaian. Suatu hari salah satu karyawan yang bekerja di sana menawarkan saya sebuah solusi, begini katanya :

“Bu…daripada tiap bulan Ibu harus bayar biaya sewa, mendingan digadaikan saja emasnya,”kata karyawan tersebut.

“Maksudnya gimana ?”tanyaku nggak ngerti

“Begini Bu, emasnya Ibu gadaikan dan uang gadainya bisa Ibu pake buat kebutuhan Ibu yang lain,”jelasnya.

“Oooohhh…begitu, tapi saya tidak punya keperluan apa-apa,”jawabku.

“Nggak apa-apa Bu, ditabung juga bisa ko. Karena kalau emasnya digadaikan otomatis kan tersimpan di sini. Dan Ibu nggak usah lagi bayar sewa, jadi sewanya gratis dan Ibu bisa dapet uang kes,”ujarnya panjang lebar. Paling Ibu hanya kena biaya sewa modal aja, itupun ringan ko.”

Saya diam, memikirkan solusi yang diberikan oleh karyawan Pegadaian. Setelah agak lama berpikir saya lalu menyetujui solusi yang ditawarkan. Tak lama kemudian transaksi awal dimulai, cukup mudah dan cepat. Ya, transaksi tersebut namanya gadai emas. Hanya menunggu kurang lebih 15 menit, saya sudah dipanggil dan menerima uang atas emas yang digadaikan. Selanjutnya uang yang saya terima itu langsung saya masukan ke dalam tabungan di bank.

gadai
Bukti surat gadai emas

Sejak itu saya jadi mengerti kenapa Pegadaian mudah mendapatkan nasabah. Selain biaya-biayanya ringan, Pegadaian juga bisa menjadi solusi buat segala kebutuhan. Sesuai dengan slogan yang diusungnya “Mengatasi Masalah Tanpa Masalah” Pegadaian Emas sudah memasyarakat sejak jaman dulu hingga sekarang. Mengingat bahwa emas memiliki nilai investasi yang tidak pernah turun, bahkan cenderung naik terus.

Saat ini, saya merasa bahwa Pegadaian Emas bisa diandalkan dalam segala kebutuhan. Selain gadai emas, ternyata Pegadaian juga menjual emas dalam bentuk LM. Emas LM ini adalah emas yang biasa dibeli untuk kebutuhan investasi. Pokoknya segala sesuatu yang berkaitan dengan emas disediakan Pegadaian. Ada hal yang lebih unik lagi, kalau mau beli emas di Pegadaian bisa dengan dicicil. Hahaha…unik kan masak sih beli emas kayak beli panci aja dikredit. Sebenarnya ini hanya sebuah terobosan baru dari Pegadaian. Maksudnya agar masyarakat bisa mempunyai barang berharga yang sewaktu-waktu bisa digadaikan atau dijual jika ada kebutuhan. Bahkan baru-baru ini Pegadaian telah meluncurkan produk barunya yaitu Tabungan Emas. Nah, kalau tentang Tabungan Emas saya juga baru taunya kemarin, berikut ceritanya…

Jadi ceritanya begini, tanggal 21 Mei kemarin saya tuh dateng ke acara #RoadblogJakarta. Acara yang diselenggarakan oleh Excite ini, merupakan kopdar para blogger Jabodetabek. Excite sendiri telah menggelar acara serupa di 10 kota se Indonesia dan Jakarta menjadi kota terakhir. Acara kopdar blogger ini bukan hanya sekedar kopdar saja, banyak informasi dan ilmu yang  ditebar selama acara berlangsung. Sebenarnya nama acara ini Seminar dan Workshop, bukan kopdar lagi.

unnamed

Nah, pas diacara inilah saya melihat ada booth Pegadaian,  nggak jauh dari boothnya  berdiri banner segede pintu bertuliskan “Nabung 5000 an bisa jadi emas”. Dasar emak-emak, matanya ijo  kalau liat  emas eh salah ding tulisan emas  karuan aja saya langsung datengin tuh boothnya. Berhubung acaranya belum mulai saya tanya-tanya sama mbak karyawan Pegadaian. Dengan lemah lembut mbak cantik ini menjelaskan tentang Tabungan Emas secara detail. Sejatinya saya sudah bisa buka tabungan emas pada saat itu juga, sayangnya saya tidak bawa Kartu Tanda Pengenal. Tapi setelah mendapat penjelasan dari mbak cantik–belakangan saya tahu namanya Mbak Farida itu, saya sudah bertekad baja untuk membuka tabungan emas. Kebetulan, karyawan Pegadaian yang lain bernama Pak Adi Buzaman menginformasikan kalau saya bisa membuka tabungan emas di kantor cabang dekat dengan tempat tinggal saya.

GD1
Narsis sama anaknya mbak Uli Hape–Kanda

Selang berapa hari setelah acara #RoadblogJakarta saya pergi ke kantor Pegadaian Cabang Poins Square, Lebak Bulus. Saya ingin menuntaskan niat baja saya membuka tabungan emas. Setelah melalui diskusi cukup panjang kali lebar dengan suami, sayapun membuka tabungan emas. Saat tiba di kantor Pegadaian saya sudah disambut ramah oleh security, dia menanyakan maksud kedatangan saya. Saya bilang ingin membuka tabungan emas, sayapun langsung dipersilakan masuk.

Tak berapa lama menunggu–karena kebetulan saat itu sedang antri sayapun mengutarakan keinginan saya untuk membuka tabungan emas. Dengan ramah mbak Kristin melayani  dan langsung memberikan formulir pendaftaran yang harus diisi. Formulir yang harus saya isi, standar saja seperti formulir untuk membuka tabungan di bank konvensional. Setelah formulir itu saya isi, mbak Kristin meminjam KTP  untuk difotocopy. Mbak Kristin dengan segera memproses formulir sementara saya diminta menunggu. Kira-kira sepuluh menit, nama saya dipanggil dan mbak kristin memberikan buku tabungan untuk saya tanda tangani.

PG1
Taraaaa…buku tabungan emas saya sudah jadi

Berhubung saya sudah dijelaskan pada saat acara #RoadblogJakarta kemarin, jadi saya langsung menyerahkan setoran awal. Mau tau nggak berapa setoran awal untuk tabungan emas ini ? Cuma seharga 0,01 gram harga emas per hari itu, kalau dirupiahkan sekitar 5000 rupiah alias IDR 5 K. Lebih murah dari semangkok bakso loh. Wow…kaaaaaaaann…..!  Jadi kesimpulannya banner yang saya baca di booth Pegadaian emang bener. Saya sudah membuktikannya !

PG3
Rincian tabungan emas, yg diliat emasnya bukan jumlah uangnya yaaa..

Sekarang saya mengerti, bahwa Pegadaian sudah tidak bisa dianggap sebelah mata lagi. Saya rasa, mitos bahwa Pegadaian itu tempatnya orang kepepet kini sirna sudah. Justru saya merasa Pegadaian adalah tempat yang tepat untuk mengatasi masalah tanpa masalah. Pegadaian sanggup memberikan solusi bagi masalah keuangan, keuangan loh ya bukan soal jodoh. #eh. Sekarang saya sudah nggak malu lagi datang ke Pegadaian, bukan karena lagi kepepet tapi justru sebaliknya. Saya sedang menanam investasi dengan produk unggulan Pegadaian yaitu Emas. Mengapa Pegadaian memilih emas untuk menjadi produk unggulannya ? Berikut beberapa alasannya :

  • Nilai emas tidak mengenal kata turun, justru sebaliknya selalu naik tidak seperti perangkat elektronik atau otomotif.

  • Stabil, emas/logam mulia cocok dijadikan sebagai tabungan jangka panjang. Stabil terhadap dampak inflansi/krisis ekonomi sekalipun.

  • Mudah dicairkan,  emas berbentuk liquid mudah dicairkan dan digunakan pada saat dibutuhkan. Tidak seperti property atau investasi lainnya. Pencairannya juga tidak harus selalu dijual tapi bisa digadaikan.

  • Bebas pajak dan aturan, ya emas memang tidak memiliki aturan perundang-undangan atau pajak. Sangat berbeda dengan properti.

Itulah sebabnya Pegadaian milih emas sebagai alat yang bisa dijadikan sebagai tabungan atau investasi. Lebih jauh lagi saya berpikir, bahwa urusan dengan Pegadaian tidak menurunkan gengsi. Toh barang yang digadaikan masih milik kita dan dapat diambil kapan saja—bahasanya tebus. Saya juga merasa kalau gadai emas masih lebih baik ketimbang berhutang. Emas yang digadaikan bisa menjadi tabungan di masa depan.  Dengan gadai emas, secara tidak langsung kita bisa berinvestasi atau menabung, dijamin keamanannya ditambah lagi harganya terus naik.

Menemukan Sahabat Sejati

Ah, rasanya ko lebay banget yak hari gini masih pake tagline tentang sahabat sejati. Jaman internet kayak gini mah tagline begitu dah nggak mempan, artinya sahabat sejati sudah di awang-awang. Eiiiitsss…tunggu, jangan pesimis dulu pada acara #RoadblogJakarta kemarin, ada peran sahabat loh. Dalam kesempatan itu Pegadaian meluncurkan aplikasi yang diberi nama Sahabat Pegadaian. Aplikasi yang bisa didonlot secara gratis ini, akan menjadi sahabat kamu di manapun dan kapanpun. Saya aja  langsung donlot saat itu juga.  Emang kenapa sih ko dinamain Sahabat Pegadaian ? Dinamakan begitu agar Pegadaian benar-benar bisa menjadi sahabat kamu saat dibutuhkan. Bukankah begitu syarat seorang sahabat ? Selalu ada dalam suka maupun duka.

Tapi, aplikasi ini bukan ngomongin soal persahabatan sesungguhnya itu cuma kiasan aja. Aplikasi Sahabat Pegadaian ini bertujuan untuk memudahkan nasabah mengetahui produk-produk Pegadaian. Bukan itu aja sih,  kita juga bisa tau soal perincian biaya  kalau mau menggadaikan barang dan lain sebagainya. Nah, saya sudah berselancar di aplikasi Sahabat Pegadaian ini loh, hasilnya akan saya jelasin satu persatu nih.

    1. Untuk mendonlotnya mudah aja ko, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store. Tinggal cari aja Sahabat Pegadaian terus donlot deh. Kalau sudah terpasang di smartphone, kamu akan diminta untuk registrasi fungsinya ya buat login lah. Oh ya, uniknya saat registrasi pada aplikasi ini kamu harus memasukkan nomor identitas yang dimiliki. Kalau saya sih isinya nomor Kartu Tanda Pengenal alias KTP.

    2. Jika proses registrasi sudah selesai, baru deh bisa liat-liat apa aja yang ada di aplikasi ini. Di halaman muka kita     akan disambut oleh tampilan selamat datang yang disampaikan oleh tiga orang dengan tangan terangkat. Warna hijau dengan tebaran logam mulia berbentuk batang benar-benar mencerminkan produk Pegadaian berupa emas.PG4
    3. Setelah halaman muka kita akan dibawa pada halaman utama yang menampilkan produk teranyar dari Pegadaian, apalagi kalau bukan Tabungan Emas Pegadaian. Pada halaman ini ditampilkan pula harga jual dan beli emas per hari ini, bahasa kekiniannya up to date.        
      PG8
    4. Lalu saya klik kiri atas, maka akan terbuka jendela yang berisi menu aplikasi tersebut. Di jendela ini saya membuka Produk Pegadaian, isinya semua produk-produk Pegadaian seperti : Pegadaian Kredit Cepat dan Aman, Gadai Bisnis, Gadai Flexi, Kreasi dan masih banyak lagi.                                                        PG6
    5. Masih di jendela yang sama saya membuka Simulasi Produk, simulasi produk ini bertujuan agar nasabah mengetahui berapa jumlah hutang yang akan dibayar dalam jangka waktu tertentu. Jadi jumlah tersebut sesuai dengan masa pinjamnya. PG5

Setelah saya mencoba berselancar dengan aplikasi Sahabat Pegadaian ini, saya memang merasa semakin dekat dengan Pegadaian. Saya juga jadi tau nilai harga emas perhari itu, dan tentu saja bisa untuk dijadikan tolok ukur jika saya ingin menggadaiakan emas. Saya rasa saat ini Pegadaian bukan lagi menjadi tempat orang kepepet tapi sudah menjangkau lebih luas. Buktinya selain menggadaikan emas, saya juga sudah membuka Tabungan Emas. Saya tidak berpikir hanya untuk hari ini saja, tapi juga di masa datang. Tabungan emas ini memang benar-benar akan menjadi tabungan masa depan saya, toh selama ini saya selalu kesulitan untuk membeli emas secara langsung. Jadi Tabungan Emas Pegadaian bukan hanya mudah tapi juga murah menabungnya, cukup dengan 5.000 rupiah kita sudah bisa menabung emas.

Sekarang saya sudah menemukan sahabat yang bisa membantu saya dalam kondisi susah, namanya Pegadaian Emas. Tanpa banyak ribet dan aturan berbelit-belit, Pegadaian bisa diandalkan di setiap saat. Begitulah layaknya seorang sahabat, bisa menolong dikala susah bukan sebaliknya ketika susah semua sembunyi. Akhirnya saya menemukan  sahabat sejati yaitu Pegadaian.

Leave a Reply

14 Comments on "Pegadaian Emas, Tempat Solusi Yang Tepat"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Astin Astanti
Guest

Hahaa, dulu nyempil ya Mbak, di tempat tersebembunyi kantor Pegdaiannya,

Nurul Fitri Fatkhani
Guest

Betul mbak, tanpa banyak ribet dan syarat yang berbelit-belit, pegadaian bisa mengatasi masalah tanpa masalah ya… 🙂

Ery Udya
Guest

Pegadaian sekarang itu berubah total yg lebih baik. Yg dulunya sebagai tempat gadai barang saja, sekarang nabung berkesempatan dapat emas.

Sukses lombanya ya, Mbak 🙂

Hastira
Guest

terimakasih banyak pencerahan dari tulisannya

Cumilebay
Guest

Kalo mengadaikan hati yg terluka, kira2 bisa ngak di pengadaian ???

Rahayu Pawitri
Guest

Aku tadinya juga mau buka tabungan emas itu mbak. Lha, nabung 5000 aja bisa. Tapi trus mengekeret waktu lihat biaya cetak emasnya. Hi hi hi, akhire nabung di kencleng deh

echaimutenan
Guest

Selamattt mbaaaa :*

wpDiscuz