Uncategorized

Saturday Talkshow, Be Your Self

Aroma libur bulan Desember hampir menyengat. Tapi saya tidak begitu peduli dengan aroma itu, aktivitas tetep harus berjalan. Sabtu, 7 Desember kemarin saya masih melakukan tiga aktivitas. Dua di antaranya masih berkutat soal review hotel dan restonya. Sedangkan satu acara lagi kumpul bareng komunitas. Acaranya juga bukan sembarangan kumpul tapi mendulang ilmu yang penuh manfaat. Acara bertagline “Be Your Self” itu menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten dalam bidangnya.

Acara yang mengupas seputar perempuan ini dihadiri oleh mayoritas perempuan. Emang sih sepanjang pengetahuan saya, mengupas soal perempuan itu nggak akan ada habisnya. Jadi nggak salah jika tema yang diangkat soal perempuan pasti banyak peminatnya. Sebagai pembuka, ada Pak Paundra selaku perwakilan dari Aston Priority Simatupang, tempat acara berlangsung. Dalam kesempatan itu Pak Paundra langsung to the point memberikan informasi soal promo yang ada di hotel Aston saat itu. Promo senilai 800 K itu worth it banget buat staycation dengan previlage tambahan berupa lunch 2 pax.

Pak Paundra

Di sesi kedua ada Muhamad Risat atau biasa dipanggil sebagai Kang Risat. Beliau adalah seorang motivator kepribadian sekaligus penulis buku. Salah satu bukunya yang dibagikan sebagai oleh-oleh yaitu Hati Yang Purnama. Sampai tulisan ini saya buat bukunya masih belum saya baca. Kang Risat menuturkan bahwa saat ini pengertian cantik sudah jauh berubah. Cantik pada masa kini adalah sebuah persepsi yang dibangun oleh tiga elemen, yaitu : kepribadian, fashion dan make up. Sedangkan dari aspek kepribadian, perempuan harus cerdas dalam arti mampu mengelola emosi dan menerima diri sendiri.

Kang Risat

Kang Risat juga mengajarkan bagaimana mengelola alam bawah sadar kita. Caranya yaitu, tulis tiga hal yang kita inginkan misalnya sehat, kuat dan rendah hati. Baca berulang-ulang sesering mungkin selama 40 hari. Cara ini adalah proses afirmasi untuk mengubah keyakinan negatif terhadap diri sendiri yang mungkin saja dulu pernah kita katakan. Dengan begitu keinginan positif akan menghapus kemampuan negatif masa lalu.

Selanjutnya hadir bersamaan, desainer dan owner RR Boutiqe Mba Rina Rien dan Ridho Nugroho, sebagai fashion style. Mba Rina bercerita tentang keahliannya dalam mendesain baju. Beliau kerap kali diminta klien untuk mendesain baju yang sedang ngetrend. Akan tetapi jika dilihat dari profil kliennya, dia merasa bahwa model tersebut tidak pantas buat dirinya. Nah, jika menemukan klien yang seperti itu Mba Rina memberikan penjelasan singkat bahwa fashion itu harus sesuai dengan kepribadian. Karena model pakian yang sedang ngetrend belum tentu cocok dipakai oleh semua orang. Kesimpulannya, pakaian dan gaya berpakaian harus bisa mewakili jati diri seseorang. Bukan soal ngetrend atau bukan soal mahal harganya tapi lebih pada kepantasan dan kenyamanan.

Kika : Mba Rina, Mas Ridho dan MC ( Lenny )

Sedangkan Mas Ridho lebih menyikapi dalam hal style atau gaya berpakaian. Sedikit sama dengan Mba Rina, Mas Ridho juga membenarkan bahwa berpakaian itu harus sesuai dengan kepribadian pemakainya. Lebih jelas ia menerangkan lewat slide tentang bentuk tubuh perempuan dan jenis pakaian yang cocok. Salah satu peserta minta dinilai gaya pakaian yang dikenakannya, secara dia mengakui bahwa tubuhnya cenderung pendek gemuk. Selanjutkan Mas Ridho juga menampilkan beberapa outfit yang saat ini lagi ngetrend. Padu padan tentang outfit juga nggak bisa sembarangan dan harus sesuai dengan bentuk tubuh.

Tanpa terasa waktu terus berjalan, obrolan demi obrolan membuat lupa. Saking semangatnya dan penuh ilmu para peserta tidak bergeming dari tempat duduk. Sesekali berdiri untuk minum atau ke toilet. Kini tibalah salah satu peserta sponsor dari SKIN+ guna memberikan informasi tentang produknya. SKIN+ merupakan sebuah klinik kecantikan yang sudah memiliki 3 cabang dan akan segera membuka cabang ke 4 di Cinere. Kecantikan yang dilakukan di klinik SKIN+ sudah menggunakan peralatan modern dan canggih. Adapun terapi yang dilakukan di klinik SKIN+ mencakup tiga hal yang dikenal dengan TRILOGY 2.2 yaitu : Medical Trilogy, Recovery Trilogy dan Maintenance Trilogy. Setelah pemahaman tentang kesehatan kulit dan perkenalan treatment selesai, SKIN+ juga mengadakan demo treatment. Demo treatmentpun berakhir, lalu ada peragaan busana karya Mba Rina yang diperagakan oleh karyawan dari Aston Priority Simatupang. Karyanya cukup gemilang dengan bahan utama berupa kain nusantara.

Acara masih belum selesai, jam 13.00 kami istirahat untuk makan siang. Saya tidak mengambil nasi dan lauk pauk tapi makan semangkuk timlo dan asinan buah. Hmmm…segeeeerrr setelah setengah harian di guyur oleh ilmu dan informasi rasanya tuh seger makan asinan buah. Setelah makan siang acara masih dilanjtkan dengan beautyclass dari Sariayu Martha Tilaar. Dengan menggunakan peralatan make up yang sudah disediakan peserta mulai mengaplikasikannya di wajah. Dengan dipandu oleh tim make up dari Sariayu Martha Tilaar, kami mulai bermake up ria. Selesai beautyclass diadakan pemilihan make up terbaik.

Akhirnya selesai juga seluruh rangkaian acara, mulai dari pengembangan jati diri, kesehatan kulit, fashion style sampai make up. Senang rasanya bisa hadir diacara kaya manfaat ini. Oh ya, acara ditutup dengan pembagian doorprice dan saya termasuk salah satu yang beruntung. Di penghujung tulisan saya ucapkan terimakasih kepada Komunitas Indonesian Social Blogpreneur ( ISB ) yang telah memberikan jembatan untuk datang ke acara ini.

Hasil beautyclass

Simple dan konsisten

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of