Acara

Sebarkan Berita Baik Mulai Dari Diri Sendiri

Saat ini hampir sebagian besar masyarakat Indonesia sudah banyak yang bisa mengakses internet. Bahkan  akses internet  dapat dikatakan sebagai kebutuhan melebihi kebutuhan sandang atau pangan. Misalnya saja begini, orang lebih mengutamakan beli paket kuota internet ketimbang pakaian atau makanan. Pergeseran perilaku hidup ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Internet kini menjadi sesuatu yang penting meskipun bukan utama. Akses internet yang paling banyak digunakan oleh masyarakat yaitu untuk bermedia sosial. Media sosial telah menjadi dunia baru bagi mereka karena sifatnya yang menembus batas.

Kita bisa mengetahui situasi dari segala penjuru dunia, bahkan dari lubang paling kecil sekalipun melalui media sosial. Media sosial telah banyak digunakan oleh masyarakat yang baru mengenal internet untuk berbagai akses. Dengan kata lain media sosial telah membuka cakrawala baru tentang sebuah keniscayaan. Sesuatu yang tidak mungkin bisa jadi mungkin di media sosial. Pokoknya kehadiran internet telah membuat pergeseran tatanan kehidupan bermasyarakat.

pergeseran tatanan kehidupan itu tidak seratus persen membawa perubahan positif. Artinya media sosial yang sejatinya dijadikan tempat untuk berbagi informasi positif malah sebaliknya. Emang sih, beberapa informasi negative yang berseliweran di media sosial itu disebar oleh sekelompok orang secara sengaja. Mereka sengaja menyebar berita bohong atau dikenal dengan HOAX untuk memecah belah masyarakat.

Masyarakat yang tidak paham betul mudah digosok atau terprovokasi pada informasi yang belum tentu kebenarannya. Terkadang tidak sedikit di antara mereka langsung percaya, lalu disebarkan kembali tanpa mengecek kebenarannya terlebih dulu.

Fenomena ini makin meluas, bukan hanya digosok dan diprovokasi saja tapi mereka saling serang. Ujung-ujungnya mereka saling membenci dan bermusuhan dan terpecah belah. Situasi ini sangat membahayakan bagi Negara tapi menyenangkan bagi kelompok lain.

Mengetahui makin hari kondisi media sosial semakin buruk, maka hari Rabu tepatnya tanggal 9 Mei 2018 Kapolda Metro Jaya menggelar sebuah acara bersama netizen dan blogger. Acara yang bertajuk Coffee Morning itu bertujuan untuk mengajak netizen dan blogger agar menjadi pelopor dalam menyebarkan konten-konten positif.

Acara dengan hestek #Sebarkanberitabaik itu mendapat sambutan antusias dari para netizen dan blogger yang hadir. Mengapa harus netizen dan blogger? Ya, karena merekalah yang paling pertama dan paling akti bergelut di media sosial. Mereka memiliki folowers yang bukan hanya ratusan tapi ribuan bahkan jutaan. Itulah alasannya mengapa Kapolda mengajak netizen dan blogger untuk ikut mengkampanyekan #Sebarkanberitabaik tersebut. Harapannya tentu saja para netizen dan blogger bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Maka bukan tidak mungkin hal tersebut akan diikuti pula oleh followersnya.

Pukul 8.00 pagi saya sudah  tiba di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, tempat di mana acara berlangsung. Setelah bersapa salam dengan beberapa teman blogger, sayapun melakukan registrasi. Setelah registrasi, kami diminta untuk tanda tangan di atas spanduk sebagai wujud partisipasi gerakan #Sebarkanberitabaik. Setelah tanda tangan, baru deh saya poto di samping banner acara. Waktu terus berjalan, tapi acara belum nampak dimulai. Hingga akhirnya pukul 10.00 terdengar suara MC menggema, memberitahukan kalau acara akan segera dimulai. Hmmm…ternyata acaranya molor sampai satu jam lebih. *hiks

Usut punya usut, ternyata acara yang sedianya akan dihadiri oleh Bapak Kapolda Metro Jaya batal datang. Berita yang kemudian disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, bahwa Bapak Kapolda sedang menangani kondisi darurat di Mako Brimob. Dikarenakan Bapak Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Idham Aziz tidak bisa hadir, akhirnya diwakili oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono. Pak Argo—begitu saya panggil supaya lebih akrab mengatakan,”Untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban NKRI, maka segenap jajaran POLRI  memegang peranan penting untuk menangkal segala bentuk informasi negatif di media sosial. POLRI merasa bahwa sebaran berita HOAX dan ujaran kebencian di media sosial sudah sangat massif terjadi.

Selanjutnya beliau mengatakan,”Bahwa saat ini ungkapan mulutmu harimaumu sudah tidak relevan lagi.  Sekarang sudah berubah menjadi jempolmu adalah harimaumu. Ungkapan tersebut sudah tidak asing lagi bagi kami, karena di media sosial yang berkuasa memang bukan mulut tapi jempol!

Kadiv Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi         Argo Yuwono

Acara yang  sesekali diselingi oleh aneka kudapan itu terasa santai dan tidak menggurui. Bahkan sebelum acara berlangsung, kami dipersilakan untuk sarapan. Menu yang disajikan sangat tidak biasa, maksudnya bukan roti atau kopi seperti biasanya, tapi gultik dan nasi. Setahu saya gultik itu singkatan dari gulai setitik alias sedikit. Gultik ini sejenis soto encer, mirip soto betawi tapi berwarna kuning. Gultik banyak dijumpai di sekitar Bulungan–daerah Blok M. Jualannyapun hanya pada waktu malam saja, dengan menggunakan pikulan. Pokoknya unik dan menjadi kuliner malam paling diburu.

Soal resep soto betawi bisa baca lengkap di sini yaaa… 

Situasi seperti ini  justru membuat saya merasa  penuh dengan keakraban. Kami, netizen dan blogger yang notabene adalah masyarakat juga merasa akrab dengan jajaran POLRI dengan seragam kebesaran mereka. Begitupula mbak-mbak Polwan yang cantik, melayani kami dengan sepenuh hati.

Waktu terus merangkak, hingga sampailah di ujung acara dan ini yang paling ditunggu-tunggu. Akan ada pengumuman lomba ngetwit selama acara dan lomba buat para netizen. Adapun info detail tentang lomba bisa dilihat langsung di media sosial milik @Humas PMJ. Tapi daripada penasaran saya akan jelaskan sedikit soal syarat dan ketentuan lomba. Lalu, tanpa ada batas para blogger langsung  wefie dan selfie bareng Kabid Humas Polda Metro Jaya. Tentu saja moment ini tidak disia-siakan oleh para netizen dan blogger.

Polda Metro Jaya juga mengajak semua netizen untuk berpartisipasi dalam event lomba. Caranya gampang ko, buat karya terbaik berupa konten positif dalam bentuk video atau tulisan di blog. Share konten tersebut di media sosial milik kamu dan menangkan hadiah yang WOW!

Hadiahnya sangat menggiurkan lho, ada sepeda motor, Laptop, Kamera dan Smartphone. Dan, hadiah lain yang paling keceh yaitu pemenang berkesempatan meliput kegiatan Kapolda Patroli Udara dengan menggunakan Helikopter. Wah…asyikkaaaaan….makanya ayo ikutan!

Rencananya event lomba ini akan rutin diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya sebagai apresiasi kepada semua netizen. Periode lomba berlangsung sejak tanggal 9 Mei – 22 Juni 2018. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 1 Juli 2018 bertepatan pada HUT Bhayangkara.

Nah, gimana dah jelaskan tentang lombanya. Ayuk ah buruan ikutan dan jangan lupa ya untuk selalu #Sebarkanberitabaik di media sosialmu!

Simple dan konsisten

4
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
2 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
3 Comment authors
FerialdetybudiharjoJun Joe Winanto Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Jun Joe Winanto
Guest

Media sosial bukan lagi untuk yang baru kenal dunia internet, tapi yang sudah sering dan familiar pun pakai. Akan tetapi, bagaimana si pengguna yang baru dan lama dapat memahami kapan dia harus bercuap-cuap baik kapan harus stop komentar negatif di medsos. Intinya menahan diri sembari gali informasi.

Feriald
Guest

Seneng banget diundang di acara itu mbak. Saya juga ikutan buat lombanya. Semoga bisa bermanfaat dan terus sebarkan berita baik