Selamat Jalan Relawan Muda ( Mengenang Evi Saragih )

Seminggu ini saya sangat berduka, berturut-turut saya harus kehilangan sahabat facebook diusia relatif muda. Salah satunya adalah sahabat satu team dalam aktivitas kemanusiaan di Rumah Faye, Evi Saragih…

Belum genap setahun saya mengenalnya, sebagai relawan muda di Rumah Faye. Tempat di mana saya dan Evi melakukan aktivitas bersama demi menyelamatkan dan mencegah prostitusi anak. Kekaguman saya pada Evi sangat luar biasa. Muda, pintar, ramah dan sederet predikat kepribadian lainnya. Di manapun, dan dalam acara apapun Evi selalu menyapa saya dalam keramahannya.

faye4

“Haiiii…apa kabar Bu Ety ?” You are beautiful and honesty, dan ucapan lainnya dalam bahasa Inggris fasih. Lalu kamipun saling berciuman pipi dan berpelukan. Hangat and humble.

Terakhir kali bertemu Evi dua bulan lalu, saat saya menghadiri acara Faye di Pacific Place Jakarta. Sambil menunggu acara di dalam gedung selesai, kami mengobrol. Kami berbincang santai  tanpa sekat seperti kakak adik yang saling bercengkrama. Saya minta Evi untuk membimbing saya menjalankan program Rumah Faye di bulan Juni nanti. Ya, meski saya cukup lama mengikuti aktifitas Rumah Faye, baru beberapa waktu lalu saya memastikan ingin terlibat secara langsung. Dengan rendah hati dia berkata,”Seharusnya saya yang belajar banyak sama Ibu”. Lalu saya pun menjawab,”No…no you are my mentor, please help me for my job”. Tanpa membantah, Evi tertawa renyah memamerkan deretan giginya yang putih bersih.

faye3
Evi ( kaos biru ) dan Jane

Sebagai gadis berdarah Batak, Evi sangat luwes bahkan keluwesannya mengalahkan saya yang berdarah Jawa. Evi selalu berusaha membantu Faye semaksimal mungkin dalam setiap acara. Maklum saja, Faye masih anak-anak yang memerlukan bimbingan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Faye dan Evi adalah sosok anak muda yang cekatan dan berdedikasi tinggi. Dalam usia muda mereka sudah berkiprah untuk membantu sesama bahkan melalui kasus tak biasa. Mereka sangat jauh berbeda dengan kebanyakan anak muda lainnya. Saat yang lain asyik dengan gawai dan kelimpahan materi, mereka justru sedang bersusah payah memikirkan teman-temannya yang tak beruntung.

faye1
Evi ( tiga dari kanan )

Keberuntungan hidup mereka tidak serta merta disia-siakan begitu saja, tapi mereka sudah berfikir ke mana akan dibagi. Itulah sebabnya, di sisa usia saya ini, saya ingin segera mengikuti langkah mereka. Bukan karena saya berlimpah materi tapi karena saya merasa bahwa banyak sekali keberuntungan dalam hidup yang mesti dibagi. Evi bukan saja hanya sebagai contoh tapi juga memacu saya untuk memikirkan orang lain yang hidupnya kurang beruntung. Ingat kurang beruntung bukan yang sudah beruntung. Secara tidak langsung, Evi telah mengajarkan saya banyak hal, terutama tentang memaksimalkan usia. Usia bukan lah sekedar bilangan angka yang terus bertambah tiap tahunnya. Tapi, usia juga harus memiliki arti yang lebih yaitu harus diukir dalam kebaikan. Ah, belum sempat rasanya belajar banyak dari Evi tapi kini ia telah mendahului saya yang memiliki usia banyak tapi minim manfaat. Dari Evi juga saya sadar bahwa memanfaatkan usia jauh lebih penting daripada memperbanyak usia. Thank’s Vi…

faye2
Evi ( Tiga dari kiri )

Akhir kata, tulisan ini saya dedikasikan buat Evi, pejuang muda dan tanpa pamrih. Usia muda Evi tidak sia-sia, semua diperuntukkan pada jalan kebaikan. Sebenarnya, dunia ini masih membutuhkan sosok Evi tapi Allah punya rencana lain yang lebih indah. Selamat jalan adikku, mentorku semoga Allah berkenan menerima semua kebaikanmu…

Salam dari saya,

Bu Ety—begitu Evi memanggil saya.

Leave a Reply

16 Comments on "Selamat Jalan Relawan Muda ( Mengenang Evi Saragih )"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Ila Rizky
Guest

Turut berduka, mba Ety. Semoga Evi mendapat tempat terbaik di sisiNya. Aamiin

Hastira
Guest

semoga ada Evi-Evi lainnya ya mbak, inspiratif

Ety Budiharjo
Guest

Iya sy berharap juga begitu. Saat ini sulit juga mencari sosok anak muda utk jd relawan. Terimakasih atas do’a dan supportnya..

Rebellina
Guest

Turut berduka cita ya Mbak terhdap berpulangnya Evi ke haribaanNya. Jarang ada sosok muda yang sudah tahu hidupnya mau dibawa kemana, dengan melakukan hal positif lagi. Urusannya sudah selesai di dunia ternyata…,tinggal kita yang tinggal, mau melanjutkan hal positif yang telah dilalui bersama, atau terhenti. Btw, Rumah Faye itu apa? pengen tahu juga, soalnya dikampungku sekarang ini jeratan prostitusi online sudah sangat marak…

Ety Budiharjo
Guest

Masya Allah…Rumah Faye itu sarana yg aktifitasnya membantu dan mencegah prostitusi dan perdagangan anak Mbak. Makasih do’a dan supportnya…

helmina
Guest

Evi… teman baru kenal tetapi sangat berkesan… satu hal yg dia pernah katakan dan akan selalu kukenang “kasih itu butuh aturan”. Selamat jalan sahabat gunung sinabung. Alam pun turut bersedih dengan kepergianmu. Biarlah Tuhan memberikanmu tempat terindah dipangkuan-Nya. ???

Ina Tanaya
Guest

Ikut berduka cita atas berpulangnya pejuang kemanusiaan Evi Saragih.

Aprillia Ekasari
Guest

“memanfaatkan usia jauh lebih penting daripada memperbanyak usia” —-> Mak jleb yang ini….
TFS Mbak…
Moga amal ibadah Mbak Evi diterima di sisi Allah aamiin

Ester Septiana
Guest

Ibu ety. Boleh saya minta kontak email ibu? Atau mungkin pin bbm jika berkenan. Saya ingin bertanya2 bu.

andi
Guest

selamat jalan kak EVI gk lupa senyum manis kakak
dari kami Anak PUDAN Charitas

wpDiscuz