• Kuliner

    Filosofi Kembang Goyang

    “Bikin kue apa bu ?”tanyaku pada Ibu yang berada di dapur. “Ini, kue Kembang Goyang,”jawab Ibuku lembut. “Ko kue itu lagi, kue itu lagi, yang laen kek,”kataku jutek. “Kayak orang-orang dong. Kalau lebaran bikinnya Bolu, Black Forest, Nastar,”sungutku lagi. “Kembang Goyang kan kue kampung,”tegasku sambil meninggalkan Ibu yang tergugu. Ibu pun meneruskan menggoreng kue Kembang Goyangnya. Sore menjelang, beberapa jam lagi waktu berbuka tiba, karena Ibu sibuk dengan Kembang Goyangnya, maka saya yang menyiapkan makanan untuk berbuka. Setelah selesai berbuka, Ibu berkata padaku,”Mbak, ntar pulang taraweh tolong anterin kue Kembang Goyang pada Bu Slamet ya.” Dengan malas-malasan saya mengangguk. Sebenarnya saya nggak mau mengantarkan kue Kembang Goyang itu. Alasannya satu,…

  • Kuliner

    Tetangga Ko Gitu Sih ?

    Saya melihat Bimo tergolek lesu di sofa, sepulang dia dari sekolah. Tidak seperti biasanya, kali ini Bimo seperti memendam kesal atau mungkin juga marah. Baru kali ini saya melihat dia begitu kesal, padahal itu bukanlah sifatnya. Saya belum berani bertanya, karena percuma saja, paling jawabannya “nggak tau”. Saya hapal betul sifatnya Bimo, malas bicara, ditanya aja belum tentu mau menjawab apalagi tidak ditanya. Lalu saya menyuruhnya untuk berganti pakaian, cuci tangan dan makan. Setelah makan Bimo langsung menyalakan televisi, mencari acara kesukaannya dan duduk manis. Diam. Ini juga bukan kebiasaannya, karena sehabis pulang sekolah dan makan Bimo selalu membaca buku atau bermain dengan adiknya. Tingkah Bimo ini semakin membuat saya…